Bejat, Pria Paruh Baya Tega Cabuli Gadis di Bawah Umur Berkali - kali
Hukum & Kriminal

Bejat, Pria Paruh Baya Tega Cabuli Gadis di Bawah Umur Berkali - kali

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Entah apa yang di benak ayah 2 anak ini warga Kecamatan Ngombol. Pasalnya dirinya tega menyetubuhi remaja yang masih di bawah umur. Akibat ulah bejatnya, pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan dengan mendekam di jeruji besi.

Dari informasi pihak kepolisian, pelaku berinisial AR (53), melakukan perbuatan asusila terhadap Bunga (17) tetangganya sendiri. Aksi cabul pelaku dilakukan di rumah korban pada 24 Agustus lalu.

Kebetulan rumah dalam keadaan kosong, saat itu hanya ada korban,” ujar KBO Reskrim Polres Purworejo, Iptu Purwanto Saat Konferensi Pers, Rabu (5/8/2018).

Sebelum melakukan aksinya, pelaku yang sudah berkeluarga itu sempat memaksa korban dengan melakukan ancaman akan melukai korban kalau tidak menuruti kehendaknya. Pelaku masuk ke rumah korban dan langsung menyergap kemudian melakukan ancaman kepada korban. 

Untuk menutupi aksinya, pelaku memberikan uang dan handphone. Selain itu, pelaku juga berpesan untuk tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada orang lain.

Kasus ini mencuat lantaran kecurigaan dari ibu korban, yang curiga dengan tingkah laku anaknya yang murung dan sering menangis. Setelah ditanya, akhirnya menceritakan kejadian yang menimpa dirinya. Tak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban pun melaporkannya ke polisi hingga akhirnya pelaku ditangkap pada Senin (03/09) malam.

Pihak keluarga melaporkan pada Senin siang, dan kami langsung melakukan penangkapan pada malam harinya. Pelaku kami tangkap di rumahnya,” terangnya.

Sementara AR saat ditanya, mengapa melakukan aksi bejat tersebut lantaran terdorong nafsu. Dan setelah dilakukan pemeriksaan pelaku mengaku sudah melakukan perbuatan cabul tersebut sebanyak 5 kali.

Ya nafsu, tapi kan saya juga kasihan sama dia karena kondisi ekonomi, makanya saya juga kasih uang. Sudah 5 kali dan semuaya di rumahnya,” ujar pelaku.

Dari dalam kasus ini, petugas melakukan penyitaan barang bukti berupa 2 buah telepon genggam, uang RP 100 ribu, sebuah baju dan rok panjang serta pakaian dalam milik korban.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini pelaku saat ini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo dengan dijerat dengan pasal 81 UURI no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dan diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.