Pangkas Anggaran Bonus Atlet Porprov, DPRD Dinilai Kejam
Olahraga

Pangkas Anggaran Bonus Atlet Porprov, DPRD Dinilai Kejam

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Di saat pemerintah beramai-ramai mengapresiasi atlet Asian Games dengan kucuran bonus, DPRD Purworejo justru memangkas anggaran untuk bonus atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XV 2018. Sehingga, para pejuang olahraga Kabupaten Purworejo yang nantinya berhasil menorehkan prestasi diajang itu dipastikan tak akan mendapat bonus segar dari pemerintah.

Hal itu mengemuka dan menjadi perbincangan serius saat pengukuhan kontingen Porprov 2018 Kabupaten Purworejo, Senin (10/9) sore.

Awal tahun 2018, Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo telah mengajukan anggaran sebesar Rp 787.620.000 untuk bonus atlet berprestasi melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purworejo 2018.

Rencananya, anggaran sebesar Rp 100 juta diperuntukan mulai dari persiapan cabang olahraga sepakbola hingga mengarungi kompetisi. Sementara sisanya bakal disiapkan untuk bonus atlet yang berhasil menorehkan prestasi di ajang Porprov 2018 Oktober mendatang.

Kita patut ucapkan innalillah kepada anggota dewan kita, 0 rupiah pun nanti tidak akan didapat oleh atlet berprestasi. Sejak awal kita mengajukan anggaran dan pak Bupati menerima usulan kita, kemudian dituangkan dalam Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan,” sindir Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Abdullah.

Di hadapan 121 atlet dan official, KONI menyayangkan betul kebijakan anggota DPRD Kabupaten Purworejo yang tega memangkas anggaran untuk kepentingan para atlet. Padahal, kata Abdullah, anggaran bonus untuk atlet berprestasi tidak seberapa besar jika dibandingkan dengan biaya belanja DPRD selama satu tahun yang mencapai Rp 50 miliar dalam setahun. 

Bayangkan, biaya untuk seragam atlet dan official kita (KONI) hanya sebesar Rp 123 juta, jauh lebih besar anggaran seragam DPRD yang mencapi Rp 550 juta untuk 45 orang anggota. Anggaran bonus atlet yang dipersiapkan juga sebanding dengan biaya rumah tangga pimpinan dewan, sebesar Rp 750 juta,” katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap para atlet tidak terbebani dengan iming-iming bonus. Ia meminta agar para atlet tetap memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Purworejo. Justru, katanya, kekejaman anggota DPRD harus dibalas dengan bukti prestasi yang membanggakan.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Agus Bastian dalam kesempatan yang sama menaruh empati kepada para atlet. Pihaknya mengaku akan berupaya untuk mencarikan bonus bagi atlet berprestasi. Oleh karenanya ia meminta kontingen Porprov tetap berkompetisi secara maksimal dan berusaha sekuat tenaga membanggakan Kabupaten Purworejo.

Tentu saya sudah berusaha memberikan yang terbaik, tapi dalam hal ini pemerintah tidak bisa apa-apa, karena harus ada sepertujuan DPRD. Tapi tentunya pemerintah akan berusaha mencarikan bonus bagi atlet melalui instrumen lain. Berikan bukti bahwa atlet dapat berprestasi,” tandas Bupati.