Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda Dalam DPT
Politik

Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda Dalam DPT

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purworejo temukan sedikitnya 4.406 identitas pemilih ganda pada Daftar Pemilih Tetap ( DPT) Pemilu 2019. Jumlah tersebut merupakan hasil dari analisis pencermatan Bawaslu di 16 Kecamatan di Kabupaten Purworejo.

Koordinator Humas Bawaslu Purworejo Anik Ratnawati menjelaskan, analisis kegandaan DPT itu rinciannya ganda nama dan tempat tanggal lahir sebanyak 1.465, ganda Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 2.391, dan ganda NIK dan nama sebanyak 550.

"Analisis kegandaan itu kami lakukan setelah mendapatkan data DPT resmi yang diberikan KPU hasil penetapan tanggal 20 Agustus 2018. DPT itu kami dapatkan tanggal 28 Agustus 2018," ungkapnya, Selasa (11/9/2108).

Temuan pemilih ganda tersebut merata di 16 kecamatan. Bawaslu menemukan ada satu NIK yang digunakan untuk lebih dari satu orang pemilih. 

"Analisis kegandaan ini kami cek dengan menerjunkan pengawas di kecamatan serta desa/kelurahan ke lapangan," katanya.

Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Rinto Hariyadi menyebutkan, Bawaslu telah menggelar rapat pleno internal untuk mensikapi temuan data pemilih ganda. Keputusannya memberikan rekomendasi kepada KPU agar memperbaiki data sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Sesuai kewenangan Bawaslu, temuan pemilih ganda ini kami rekomendasikan ke KPU. Tentu tujuannya agar DPT di Kabupaten Purworejo benar-benar valid," katanya.

Selain merekomendasikan ke KPU, kata Rinto, Bawaslu Purworejo juga telah menurunkan data kegandaan by name by address ke Panwascam. Selanjutnya data tersebut dilakukan pencermatan dan pengecekan ke lapangan bersama-sama dengan PPK.

"Sahabat-sahabat Panwascam dan PPK/D sekarang ini masih terus kerja keras untuk mengecek ke lapangan data ganda tersebut. Hasilnya secara berjenjang akan dilaporkan," katanya.

Hasil pencermatan di desa/kelurahan serta kecamatan akan dibawa ke forum pencermatan di tingkat kabupaten. Rencananya akan digelar KPU Rabu (12/9) dengan melibatkan Bawaslu dan juga partai politik peserta pemilu.

"Hari Kamis (13/9) KPU mengagendakan pleno hasil perbaikan. Tentu harapan kami pemilih-pemilih ganda yang sudah kami rekomendasikan agar dicoret saat pleno nantinya," tandasnya.