Puluhan Tahun Jaringan Irigasi Tak Berfungsi, Ratusan Hektar Sawah Nganggur
Ekonomi

Puluhan Tahun Jaringan Irigasi Tak Berfungsi, Ratusan Hektar Sawah Nganggur

Loano,(purworejo.sorot.co)--Program pemerintah yang menggalakkan swasembada pangan nampaknya tidak sejalan dengan pembangunan infrastruktur sebagai penunjang produksi pertanian. Pasalnya, masih terdapat petani di daerah yang tidak mendapatkan akses jaringan irigasi guna mengairi sawahnya. Akibatnya, sawah dibiarkan menganggur dan tidak ditanami.

Hal itu dialami oleh petani di Desa Kalinongko, Kecamatan Loano, yang sejak puluhan tahun yang lalu tidak mendapatkan pasokan air irigasi. Satu-tunya irigasi yang menjadi tumpuan warga untuk mendapatkan air sudah kering tanpa ada perbaikan.

Mau gimana lagi, air sudah tidak ada. Padahal satu-satunya mata pencaharian warga adalah bersawah. Jaringan irigasi di sini sudah 20 tahun silam kering dan tidak pernah terairi,” ujar Wagiman (68) salah satu petani setempat saat ditemui sorot.co, Kamis (13/09/2018) siang.

Menurutnya, warga saat ini mengalami kebingungan, sehingga banyak warga yang mengalihkan fungsi lahan dari sawah ke ladang. Kendati demikian dikarenakan tidak ada pasokan air untuk irigasi, tanaman juga tidak bisa tumbuh maksimal, bahkan tidak sedikit yang mati. 

Saya tetap menanam padi tapi selalu gagal, mau pindah yang lain tidak ada modal,” keluhnya.

Dirinya mengaku sejak irigasi mati belum pernah ada sentuhan dari pemerintah daerah maupun pusat untuk melakukan perbaikan. Ia berharap ada perhatiap dari pemerintah, supaya warga dapat kembali melakukan aktivitas bertani.

Petani lain, Sucipto (53) mengungkapkan, banyak petani yang merasa putus asa untuk menggarap lahan meraka menyusul kekeringan irigasi. Sehingga mereka memilih untuk membiarkan lahan menganggur tanpa ditanami.

Mau gimana lagi, memang lahan tidak bisa diapa-apakan. Kalau dihitung ada 100 hektar lahan pertanian menganggur sejak puluhan tahun lalu,” tandasnya

Hasil penyisiran di jaringan irigasi yang dilakukan sorot.co, terlihat sepanjang kurang lebih 10 kilometer irigasi dari Sungai Bogowonto sudah tidak terawat. Selain banyak bangunan yang sudah rusak dan ditumbuhi rumput liar, terdapat pula sampah-sampah yang menyebabkan air tidak mengalir.