Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Oknum ASN Kecamatan Butuh Bakal Diberhentikan
Hukum & Kriminal

Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Oknum ASN Kecamatan Butuh Bakal Diberhentikan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo berinisial DAS (52) bakal diberhentikan sementara dari jabatanya. Hal itu menyusul ditetapkannya DAS sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Diketahui sebelumnya, ASN tersebut merupakan pegawai di Kecamatan Butuh yang bertugas sebagai Sekdes Klepu.

Sekda Purworejo, Said Romadhon mengatakan, Camat Butuh sudah menyampaikan laporkan secara resmi kepada Bupati menyikapi penetapan DAS sebagai tersangka oleh Polres Purworejo. Pihaknya akan segera mengambil tindakan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pertama diberhentikan sementara. Nanti kalau sudah ada kekuatan hukum tetap kami lakukan tindakan selanjutnya,” katanya, Jumat (14/9/2018).

Mengenai oknum ASN Kecamatan Butuh tersebut, lanjut Sekda, pada waktu menjadi Sekdes Klepu sebenarnya sudah pernah ditangani polisi untuk indikasi penyalahgunaan narkoba juga. Setelah masuk di Kecamatan Butuh, ternyata masih melakukan hal yang sama sehingga polisi serius untuk menangani masalah ini. 

Kami menunggu penyelesaian masalah hukum yang bersangkutan, sehingga kami mengambil tindakan setelah ada kepastian hukum,” katanya.

Menurut Sekda, narkoba memang sesuatu yang sulit dideteksi, karena pemakaiannya juga rahasia dan tersembuyi. Oleh karena itu, Pemkab Purworejo secara berkala mengadakan tes urine tanpa pemberitahuan terlebih dulu untuk mengatisipasi penyalahgunaan narkoba. Dalam pelaksanaannya, Pemkab bekerjasama dengan BNN dan kepolisian.

Sekda menambahkan, penyalahgunaan narkoba oleh ASN jelas akan melemahkan dalam kinerja, karena konsentrasi kerja menjadi terganggu. Selain itu juga akan memperburuk citra ASN karena narkoba merupakan barang yang dilarang dan dalam ajaran agama pun diharamkan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purworejo, Nancy Megawati mengatakan, selama oknum ASN tersebut menjalani pemeriksaan di kepolisian maka akan diberhentikan sementara dengan dasar adanya surat penangkapan dan surat penahanan dari kepolisian. Selama pemberhentian sementara, gajinya hanya diberikan 50 persen.

Setelah ada keputusan hukum tetap, jika yang bersangkutan terbukti maka akan diproses hukuman disipilin sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010. Hukuman disiplin yang diberikan bisa sampai pemberhentian sebagai ASN, jika terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba.