Dikukuhkan, Ratusan Kader Siaga Trantib Diminta Aktif Jaga Keamanan di Desa
Peristiwa

Dikukuhkan, Ratusan Kader Siaga Trantib Diminta Aktif Jaga Keamanan di Desa

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Purworejo mengukuhkan sebanyak 539 Kader Siaga Trantib (KST), Kamis (13/9). Pemerintah menaruh harapan besar kepada para KST, mengingat keberadaan KST sangat penting untuk turut menjaga kententraman dan kenyamanan masyarakat.

Asisten Pembangunan dan Ekonomi Budi Harjono usai mengukuhkan KST mengungkapkan, penyelenggaraan pemerintahan umum dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik dan lancar apabila didukung kondisi ketentraman dan ketertiban umum.

Dengan keterbatasan personel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purworejo yang terbatas, Kader Siaga Trantib sangat diperlukan untuk membantu ketentraman khususnya di wilayah desa masing-masing. Untuk itu keberadaan para KST sangat penting karena merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayahnya.

Diharapkan para kader siaga trantib ini mampu menjadi teladan di masyarakat. Juga dalam bertugas, para Kader Siaga Trantib agar selalu membangun komunikasi di masyarakat dan memahami secara benar tentang penegakan Perda.

Jadi KST sebisa mungkin memberikan kontribusi bagi terwujudnya ketentraman dan ketertiban masyarakat,” katanya usai pengukuhan.

Keberadaan Satpol PP sebagai induk KST mempunyai arti yang sangat strategis membantu tugas Bupati di bidang penyelenggaraan pemerintahan umum, khususnya dalam rangka membina dan memelihara ketentraman serta ketertiban umum, penegakan pelaksanaan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati. 

Dikatakan, peran Satpol PP tidak terbatas hanya pada tugas-tugas yang sifatnya penindakan, seperti menggusur atau melakukan berbagai razia terhadap pelanggaran peraturan daerah. Ke depan Satpol PP dan khususnya KST ini, hendaknya tidak lagi mengandalkan pada pendekatan yang semata-mata hanya bersifat represif.

Tetapi yang dibutuhkan, kepekaan untuk memahami masalah, sikap empati, humanis, serta kemampuan untuk menggalang dukungan lembaga-lembaga kemasyarakatan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Budi Wibowo dalam paparannya meminta para KST dapat melakukan tugasnya dengan baik. Paling mudah adalah mendeteksi dini permasalahan yang ada di desanya.

Selesaikan dulu ditingkat desa, sepanjang tidak mengandung unsur pidana. Jika ada unsur pidana harus diselesaikan secara hukum. Termasuk kader, untuk segera melaporkan jika terdapat miras, narkoba, pungutan yang tidak berdasar. Sampaikan ke desa, kecamatan, hinga kabupaten pada Satpol PP. Sehingga bisa ditindak lanjuti dalam bentuk pencegahan dan penindakan,” ujarnya.