Inspiratif, Perias Muda Berprestasi Ini Mampu Berwirausaha dan Hidup Mandiri
Ekonomi

Inspiratif, Perias Muda Berprestasi Ini Mampu Berwirausaha dan Hidup Mandiri

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Meski masih berusia muda, Anisah Riyantika, gadis kekinian atau sering juga disebut generasi milenial ini sudah mampu menunjukkan segudang prestasi. Atas prestasinya tersebut, gadis cantik berkerudung ini bahkan sudah mampu membiayai hidupnya secara mandiri.

Anisah, sapaan akrab gadis kelahiran 10 Juni 2000 ini tinggal di RT.04/RW.07, Kelurahan Baledono, Kecamatan Purworejo. Ia menggeluti dunia tata rias secara inten sejak masuk jurusan kecantikan di SMK N 3 Purworejo. Sejak memasuki dunia tata rias, Anisah sudah merasa mendapatkan soul atau fashion dalam dirinya. Niatnya didukung penuh oleh kedua orang tuanya dan ibundanya yang juga memiliki usaha salon kecantikan sejak tahun 1990.

Diceritakan, niatan mandiri muncul seiring waktu berjalan bersamaan dengan proses pendewasaan, sehingga ia tak ingin bergantung pada orangtuanya. Niat itu ia buktikan dengan kemampuannya di bidang tata rias. Berkat bakatnya, ia pun berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

"Beberapa waktu lalu, saya berhasil menyabet juara favorit lomba tata rias pengantin muslim modiikasi di Jogja, Jumat (21/09), mengalahkan puluhan penata rias dari berbagai kota di Jateng dan DIY," katanya, Sabtu (22/09/2018).

Dirinya mengaku juga pernah menjadi juara make up diri se Jateng-DIY tahun 2017. Selain itu, juga pernah mewakili Purworejo di ajang LKS Beauty Teraphy Jawa Tengah dengan menggondol peringkat ketiga. 

"Sebenarnya saya ingin bercita-cita menjadi Polwan. Tetapi karena mikir siapa yang akan nerusin usaha ibu, akhirnya saya menekuni tata rias, dan, prospeknya juga cukup bagus," ungkapnya.

Anisa yang baru saja lulus SMK ini mengaku minat untuk menekuni dunia tata rias ini telah ada sejak ia kecil. Di rumahnya yang berada tepat di belakang Pasar Baledono, inilah ia membuka praktik usaha secara mandiri.

Terpisah dari usaha salon orang tuanya, usaha yang dilakoninya antara lain, tata rias, facial serta body massage. Tidak hanya, itu juga membuka kelas kursus privat serta membuat branding sendiri untuk memasarkan produk-produk kecantikan.

"Alhamdulillah hasilnya lumayan. Saat musim Agustusan atau pengantin lalu bisa mencapai belasan juta. Untuk harian, langganannya juga sudah semakin banyak," ujarnya.

Namun demikian, penghasilannya itu tidak ia gunakan untuk senang-senang. Ia berfikir untuk membelanjakan aset berupa beaty case yang harganya mencapai belasan juta.

"Saya bangga bisa mandiri seperti ini. Bekerja keras membantu meringankan beban orang tua. Saya yakin anak-anak millenial pasti bisa. Yang penting bekerja keras jangan pernah putus asa dan yakinlah pasti bisa," pungkasnya.