Diduga Lakukan Perselingkuhan, Oknum Guru Agama dan Kepala Sekolah Dipolisikan
Hukum & Kriminal

Diduga Lakukan Perselingkuhan, Oknum Guru Agama dan Kepala Sekolah Dipolisikan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Dunia pendidikan Purworejo kembali tercoreng. Hal ini menyusul adanya laporan dugaan perselingkuhan antara oknum guru agama dan Kepala Sekolah di Sekolah Dasar (SD) Negeri Tlogorejo, Kecamatan Purwodadi.

Kedua pelaku tersebut yakni seorang kepala sekolah berinisial SS (58), warga Desa Watukuro dan guru agama berinisial TIF (34), di SDN Keduren. Keduanya dilaporkan ke pihak kepolisian oleh suami dari TIF, Slamet Sukarmanto (28), warga Desa Cengkawakrejo RT 01 RW 01 , Kecamatan Banyuurip. Surat terima laporan polisi bernomor LP/B/23/IX/2018/JATENG/RES PWR tertanggal 28 september 2018.

Persilingkuhan keduanya pertama kali dicurigai oleh Slamet Sukarmanto yang melihat istrinya sering pulang terlambat dan adanya perubahan sikap yang mencolok.

Sudah sejak setengah tahun yang lalu istri saya sudah kerap pulang telat dan ada tingkah laku yang aneh,” ujar Manto saat ditemui sorot.co, Senin (01/10/2018) siang.

Kecurigaanya memuncak saat Ia menggeledah isi tas istrinya yang berisi tiga buah ponsel. Dari ponsel inilah Slamet Sukarmanto menemukan bukti bahwa istrinya melakukan perselingkuhan dengan seorang laki-laki lain. 

Pada 04 Juli kemarin saya menemukan HP, padahal setahu saya istri saya hanya memiliki dua HP dan setelah saya priksa ada tiga,” katanya.

Setelah menemukan bukti permulaan itulah dirinya mengetahui bahwa istrinya melakukan perselingkuhan dengan SS yang merupakan seorang kepala sekolah. Selang beberapa waktu kemudian, ia memanggil SS ke rumahnya. Namun awalnya SS mengelak atas tuduhan tersebut dengan dalih pertemanan.

Merasa tidak puas dengan jawaban pelaku, pada tanggal 14 Juli 2018, Slamet Sukarmanto bersama Kepala Desa Cengkawakrejo dan Kepala Desa Watukuro, Kecamatan Purwodadi mendatangi rumah SS beserta 6 warga lainnya.

Setelah ditanyakan dengan bukti Chatingan dan foto mesra di Whatsapp akhirnya SS mengaku telah melakukan perselingkuhan. Karena saya sebelumnya saya yakin bahwa istri saya sudah selingkuh dengan SS. Di Chatingan tersebut menunjukan mereka sering jalan bareng bahkan sudah mengarah ke perlakuan tidak pantas,” tegasnya.

Ia mengaki sangat miris atas hubungan perselingkuhan ini karena dilakukan oleh seorang guru agama dan kepala sekolah. Dirinya pun menduga perselingkuhan tersebut sudang berlangsung cukup lama akibat ada salah satu oknum lain yang terlibat.

Karena istri saya guru agama di SDN Keduren sedangkan SS sebagai Kepala Sekolah di SDN Tlogorejo pasti ada orang lain yang mempermudah hubungan tersebut. Saya sudah mengantongi bukti bahwa ada keterlibatan Kepala Sekolah SDN Keduren dalam memperlancar tindakan asusila ini,” paparnya.

Selain melaporkan kapada pihak kepolisian Slamet Sukarmanto juga melaporkan kasus itu ke Bupati dan Dinas Pendidikan setempat. Ia berharap semua oknum yang terlibat dalam perselingkuhan tersebut segera diberikan sanksi tegas. Pasalnya, mereka sudah melanggar kode etik PNS dan telah memalukan sekaligus mencoreng institusi pendidikan di Kabupaten Purworejo.