Diundang Diskusi Solusi Hilangnya Bonus Atlet, Anggota DPRD Tak Berani Hadir
Peristiwa

Diundang Diskusi Solusi Hilangnya Bonus Atlet, Anggota DPRD Tak Berani Hadir

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Anggota DPRD Kabupaten Purworejo kembali tidak menunjukan sikap kooperatif terhadap atlet Kabupaten Purworejo. Diundang dalam kegiatan Diskusi Olahraga bertajuk Mencari Solusi Hilangnya Bonus Atlet dan Pelatih Berprestasi, pada Sabtu lalu, mereka tak menampakan batang hidungnya sama sekali.

Diskusi yang diprakasi oleh pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo dihadiri perwakilan Cabang Olahraga (Cabor), serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Purworejo. Ketidak hadiran anggota DPRD dalam acara itu disayangkan sejumlah pengurus Cabor. Mereka yang berharap mendapat kejelasaan soal status hilangnya bonus kini semakin dibuat bimbang.

Padahal kami akan sangat senang ketika mereka hadir, minimal meminta maaf kepada kami,” ungkap Tarsono, Sekretaris IPSI Purworejo, dihubungi Senin (1/10/2018).

Menyikapi mangkirnya anggota DPRD, Tarsono bersama sejumlah pengurus Cabor berencana akan meminta audiensi secara langsung ke DPRD. Langkah ini menjadi upaya terakhir pihaknya guna meminta klarifikasi polemik hilangnya anggaran bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XV Tahun 2018 di Surakarta pada akhir Oktober mendatang. 

Jika mereka kita undang tidak hadir, maka kita yang akan mendatangi mereka (anggota DPRD),” tegasnya.

Meski tak ada kejelasan sikap dari anggota DPRD, Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Abdullah berkomitmen akan terus mengupayakan anggaran bonus dan pelatih berprestasi.

Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran mereka karena ini sebenarnya ruang aspirasi bagi mereka. Padahal semua undangan sampai dan ada bukti penerimaan,” kata Ketua KONI Purworejo, Muhammad Abdullah.

Abdullah membeberkan bahwa usulan anggaran sekitar Rp 787.620.000 untuk bonus atlet yang diajukan KONI Kabupaten Purworejo melalui Perubahan APBD Kabupaten Purworejo 2018, tidak disetujui DPRD. Jika bonus akhirnya benar-benar tidak ada dari Pemkab, maka KONI tidak akan mengadakan kegiatan serta menggunakan anggaran yang telah dialokasikan untuk KONI pada tahun 2019.

Untuk anggaran tahun 2019 sama dengan tahun ini, senilai Rp1,5 miliar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Kepemudaan dan Olahraga Dindikpora, Netra Asmara Sakti, menyatakan bahwa salah satu solusi yang dapat dilakukan jika benar-benar tidak ada sumber dana di tahun 2018 yakni dengan melakukan pergeseran alokasi dana hibah KONI tahun 2019.

Jangan sampai ini mematahkan semangat, kita bersama KONI akan terus bersama-sama mengupayakan,” ungkapnya.