Peduli Gempa Sulawesi, Ratusan Jamaah Haji Gelar Doa Bersama dan Galang Dana
Sosial

Peduli Gempa Sulawesi, Ratusan Jamaah Haji Gelar Doa Bersama dan Galang Dana

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Musibah yang dirasakan warga Palu dan Dongala di Sulawesi Tengah akibat gempa dan tsunami, juga dirasakan Jamaah Haji Kabupaten Purworejo. Dengan dipimpin Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purworejo Drs H Bambang Sucipto MPdI, Jamaah Haji berdoa bersama dan membaca Al Fatihah. Disamping mendoakan, Jamaah Haji juga melakukan pengalangan dana secara spontan.

Bentuk kepedulian tersebut dilakukan pada kegiatan Penerimaan Jamaah Haji Kabupaten Purworejo Tahun 1439 Hijriyah/2018, di Pendopo Kabupaten Purworejo Kamis (4/10/2018). Acara tersebut dihadiri Wakil bupati Yuli Hastuti SH, Asisten Kesra dan Administrasi Drs Muh Wuryanto MM, Kodim, Polres, dan Kabag Kesra Setda Drs Bambang Sadyo Hastono SH.

Pada penggalangan dana secara sukarela itu, terkumpul donasi sebanyak Rp 7.332.000, dan uang Real sebanyak 35 Real. Selanjutnya dana yang terkumpul diserahkan kepada Asisten Kesra dan Administrasi Setda Kabupaten Purworejo untuk disumbangkan kepada korban bencana di Sulawesi Tengah.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purworejo Bambang sucipto menjelaskan, data Jamah Haji Kabupaten Purworejo yang berangkat seluruhnya 731 orang dan pulang 729 orang. Tercatat yang 2 orang meninggal dunia di tanah suci. Masing-masing H Wiji Amad Karsidi (79) beralamat di Wareng Rt 01/04 Kecamatan Butuh, dan Hj siti Nur faridah (54) beralamat di Desa Pundensari RT 02/03 Kecamatan Purwodadi.

Kepulangan jamaah haji terbagi empat kloter yakni kloter 36 sebanyak 64 orang, kloter 37 sebanyak 354 orang, kloter 38 sebanyak 307 orang, dan kloter 95 sebanyak 2 orang. Hingga hari ini, jamaah haji Kabupaten Purworejo sudah dipulangkan semua sebanyak 729 orang,” ujarnya

Sementara Wakil Bupati Yuli Hastuti berharap dengan kembalinya para jamaah dari menunaikan ibadah haji, akan menambah jumlah orang-orang sholih dan sholikhah sekaligus meningkatkan kualitas ketaqwaan masyarakat muslim di Purworejo. 

Yuli menambahkan, jamaah haji diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam pembangunan, khususnya sebagai upaya pelestarian ajaran agama. Yaitu menjadi orang-orang yang dapat diteladani oleh masyarakat di lingkungannya, baik dalam kehidupan beragama maupun dalam sosial kemasyarakatan.

Jangan lupa juga untuk mendoakan para saudara kerabat dan masyarakat yang saat ini belum berhaji, mudah-mudahan diberi cukup rejeki, panjang umur, dan kelapangan hati agar segera bisa melaksanakan ibadah haji seperti Bapak/Ibu semua,” katanya.

Kami atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan bela sungkawa bagi jamaah yang meninggal di Tanah Suci dan kepada keluarga yang ditinggalkan, teriring doa semoga almarhum/almarhumah meninggal secara husnul khotimah dan mendapatkan gelar haji mabrur. Sedangkan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan untuk meneruskan perjuangan almarhum,” imbuhnya.