Helikopter Mogok di Alun - alun Purworejo Jadi Wisata Dirgantara Baru
Wisata

Helikopter Mogok di Alun - alun Purworejo Jadi Wisata Dirgantara Baru

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Helikopter jenis PZL-Swidnik MI-2 milik Polri yang terkapar di Alun-alun Purworejo sejak sepekan lalu menjadi destinasi dirgantara baru. Peristiwa langka itu tak pelak mengundang masyarakat berdatangan untuk melihat lebih dekat dan berswafoto.

Diketahui, helikopter dengan nomor registrasi P-5003 tersebut merupakan helikopter serba guna Polri yang digunakan oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, saat menghadiri Apel 3 Pilar di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Rabu (3/10) lalu. Saat kedatangan, helikopter sukses mendarat di landasan yang berada di sisi barat Alun-alun Purworejo.

Namun, saat rombongan Kapolda hendak kembali, helikopter yang sempat mengudara itu mengalami kerusakan dan terpaksa harus mendarat dan kembali diparkir di sekitar area landasan untuk diperbaiki.

Sutar (55), pedagang pagi sate ayam di kawasan Romansa Kuliner Purworejo, mengatakan bahwa sejak adanya helikopter itu pengunjung alun-alun semakin ramai. Tidak hanya kalangan anak-anak, para pelajar dewasa serta orang tua pun terus berdatangan.

Ramai sekali dari pagi sampai sore, seperti wisata baru. Apalagi waktu di barat itu karena dekat dengan wahana permainan anak,” katanya, Rabu (10/10/2018) pagi.

Helikopter itu memang terparkir di sisi alun-alun sejak awalnya. Namun, pada hari Sabtu (6/10) berpindah ke sisi timur setelah diperbaiki oleh mekanik dan dapat diujicoba terbang. Sempat bisa mengudara, namun pesawat kembali turun. 

Ramainya pengunjung alun-alun pun menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang. Menurut Sutar, hampir semua pedagang naik omzet.

Kalau sana (alun-alun) ramai, kita pedagang juga ikut ramai,” ungkapnya.

Guna membatasi jarak pengunjung yang ingin melihat, Polres Purworejo memasang garis Polisi mengelilingi helikopter. Personel Satuan Shabara pun ditugaskan 24 jam untuk menjaga lokasi.

Selalu ramai dan sebagian besar anak-anak. Kiita melakukan penjagaan agar pengunjung dapat melihat tanpa masuk garis polisi dan menggangu mekanik yang sedang memperbaiki,” kata Agus Hermanto, anggota Sahabara Unit Patroli yang sedang bertugas.

Pantauan di lapangan, para pengunjung, khususnya anak-anak, tidak hanya melihat atau berfoto-foto. Sebagian mereka juga tidak canggung untuk menyapa petugas serta bertanya seputar helikopter layaknya bertanya kepada pemandu wisata.

Tampak sejumlah mekanik sibuk melakukan perbaikan. Namun, saat ditanya, para mekanik yang mengaku dari Jakarta itu belum dapat menyebutkan secara spesifik kerusakan helikopter.

Masih dicari kerusakannya,” ucap singkat salah satu mekanik tanpa sempat menyebutkan nama.