Belum Kantongi Izin, Proyek Pengembangan SPBU Diprotes Warga
Hukum & Kriminal

Belum Kantongi Izin, Proyek Pengembangan SPBU Diprotes Warga

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Proyek pengembangan SPBU Suronegara tepatnya di RW 4/RT 1 Kampung Brengkelan, Kelurahan Purworejo, terancam gagal. Pasalnya sejumlah warga di sekitar loaksi SPBU tersebut memprotes terkait belum adanya izin pengembangan bangunan.

Selain itu, proyek pengembangan penggalian tanah untuk menanam 3 tangki bahan bakar berukuran besar itu juga belum memiliki izin (UKL-UPL). Bahkan IMB belum diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purworejo.

Thohari selaku perwakilan dari warga Kampung Brengkelan menjelaskan, penolakan pengembangan SPBU Suronegara oleh warga bukan tanpa alasan. Selain soal perizinan, warga menilai pembangunan itu juga akan berdampak pada lingkungan.

Keberatan warga tidak diajak rembuk terkait penggalian tanah untuk menanam tiga tangki bahan bakar itu. Galian sangat dalam dan mengeluarkan air yang begitu deras dan kecang. Akibatnya sumur warga pada kering apa lagi hal ini bersamaan dengan musim kemarau, kita belajar dari pengalaman terdahulu aja,” ujarnya, Rabu (31/10/2018) siang.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini warga akan menggelar pertemuan untuk menentukan langkah selanjutnya. Salah satu aspirasi warga kampung Brengkelan RW 04 akan melakukan meminta audensi ke DPRD serta Bupati. Warga akan meminta ke bupati dan dinas terkait agar izin pengembangan SPBU Suronegara tidak diterbitkan. Pasalnya, lokasi SPBU berada di pemukiman padat penduduk dan dinilai berpotensi membahayakan. 

Sementara itu, Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purworejo Winanto, mengatakan SPBU Suronegara berada di bawah naungan CV Suronegara. Dirinya pun membenarkan jika proyek tersebit belum mengantongin izin Upaya Penyelamatan Lingkungan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL-UPL) dan izin IMB dari DPMPTSP Kabupaten Purworejo.

Diungkapkan, CV. Suronegara ini telah melakukan pengajuan izin pengembangan dan telah disurvei oleh tim dari DPMPTSP Kabupaten Purworejo. Namun untuk berkasnya belum memenuhi sarat, sehingga sampai saat ini izin pengembangannya tidak diterbitkan.

Untuk berkas pengajuannya masih banyak yang harus dilengkapi. Contoh, Izin UKL-UPL, kemudian RAB yang tidak sesuai dengan gambar fisik yang ada. Oleh karena itu semua berkas kita kembalikan supaya dilengkapi, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerkarsa,” ungkap Winanto.

Terkait dengan pengembangan yang sudah mulai dikerjakan, pihaknya tidak berhak untuk menegor atau menghentikan pengerjaan karena wewenang berada di Satpol PP. Sesuai aturan, sebelum IMB diterbitkan pengerjaan pengembangan tersebut tidak dapat dilakukan.

Benar atau salahnya wewenang ada di OPD lain yaitu Satpol PP. Kalau kami hanya memantau yang sudah mengantongin Izin saja. Belum punya izin kok kami harus melakukan pengawasan itu tidak pas, itu tugas rekan-rekan dari Satpol PP selaku penegak perdanya,” tandas Winanto.