Dinilai Langgar Perda, Proyek Pengembangan SPBU Suronegaran Diberhentikan
Hukum & Kriminal

Dinilai Langgar Perda, Proyek Pengembangan SPBU Suronegaran Diberhentikan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Akibat menuai protes warga dan belum mengantongi izin, proyek pengembangan SPBU Suronegara akhirnya ditindak tegas Satpol PP Kabupaten Purworejo. Satpol PP  Kabupaten  Purworejo, Jumat (02/11/2018) sore, menghentikan aktivitas pengembangan perluasan SPBU  Suronegaran.

Kepala Satpol PP Damkar Budi Wibowo menjelaskan, pengelola CV Suronegoro sebetulnya sudah mengajukan izin namun banyak kekurangan berkas yang belum dilengkapi.

Memang CV Suronegoro sudah mengajukan izin, tapi belum ada penjelasan tentang desain bangunan. Apalagi informasi di luar bahwa pembangunan itu untuk perluasan SPBU dan toko modern. Dokumen UKL dan UPL saja masih pakai yang lama, harusnya diperbarui, belum lagi analisis dampak lalulintas (Andalalin), ijin IMB juga belum dibuat,” jelas Budi Wibowo, Sabtu (03/11) pagi

Pihaknya beberapa hari yang lalu sudah menurunkan tim untuk mendatangi lokasi dan mempertanyakan kepada pihak pengelola terkait  Izin Mendirikan Bangunan. Dikarenakan tidak mampu menunjukan maka untuk sementara waktu dihentikan. 

Jelas bahwa proyek tersebut melanggar perda, sambil menunggu pengelola melengkapi dokumen kita hentikan,” terang Budi.

Sementara, Kabid Penegakan Perda, Mujono, mengungkapkan, bahwa saat kunjungan yang pertama tim dari Satpol PP sudah menegur pengelola untuk menghentikan dan sudah memerintahkan pengelola supaya ke kantor Satpol PP. Namun tidak dilakukan, dengan tetap meneruskan proses pengembangan.

Makanya kemarin kami melakukan rapat yang dihadiri dari unsur Dinas PUPR, Dishub, Dinas KUKMP, PMPTSP, dan LH sekaligus dilanjutkan kunjungan lokasi untuk klarifikasi,” terang Mujono.

Hasil dari rapat tersebut memutuskan, bahwa proyek pengembangan SPBU Suronegaran melanggar Perda IMB. Sehingga terhitung mulai Jumat (02/11) kemarin resmi diberhentikan. Hal itu dengan diterbitkanya surat peringatan penghentian.