Romansa Purworejo Expo 2018 Resmi Ditutup, Transaksi Capai 4 Miliar Rupiah
Ekonomi

Romansa Purworejo Expo 2018 Resmi Ditutup, Transaksi Capai 4 Miliar Rupiah

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Romansa Purworejo Expo 2018 yang digelar di komplek Pendopo Kabupaten, resmi ditutup oleh Bupati diwakili asisten II Budi Hardjono, Minggu (04/11/2018) pukul 16.00 WIB. Pameran produk UMKM, koperasi dan kewirausahaan ini digelar, 31 Oktober hingga 04 November 2018.

Selama lima hari pelaksanaannya, pameran dikunjungi oleh puluhan ribu masyarakat dan menghasilkan transaksi jual beli produk mencapai miliaran rupiah.

"Sampai siang tadi pengunjung sekitar 77.514 orang dengan omset mencapai 4 miliar rupiah," kata Budi Harjdono.

Jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah, karena sejumlah stand masih akan berjualan hingga pukul 21.00 WIB. Adapun jumlah stand sekitar 170 produk unggulan Kabupaten Purworejo, dengan produk unggulan skala nasional. Dalam ajang ini juga dipamerkan potensi lainnya seperti bisnis. investasi, industri, perdagangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, pelayanan umum, perbankan dan jasa, seni dan budaya, usaha perdesaan dan pemberdayaan masyarakat. 

"Selain itu juga diikuti sekitar delapan provinsi dan delapan stand Kementerian di Indonesia," ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan Romansaa Puworejo Expo ini akan bisa menjadi agenda, sehingga bisa menjadi turbin. Pihaknya juga meyakini telah terjadi transaksi bisnis yang nilainya tidak sedikit selama berlangsungnya kegiatan.

"Event ini menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat, yang sedikit banyak akan memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteran rakyat," ujarnya.

Seluruh masyarakat kabupaten Purworejo juga telah mendukung dan menyemarakkan kegiatan tersebut. hal ini membuktikan Kabupaten Purworejo mampu menggelar event besar berskala nasional.

Event ini juga membuka mata bahwa Purworejo memiliki potensi yang layak dibanggakan. Potensi-potensi tersembuny ini tidak akan diketahui masyarakat luas, apabila tidak diberikan wahana untuk memamerkannya.

"Sehingga event seperti ini merupakan salah satu kesempatan untuk menampilkan, mempromosikan atau bahkan sekaligus menjual potensi-potensi tersebut," pungkasnya.