Gelorakan Pengawasan Pemilu, Ratusan Massa Long March Penuhi Kawasan CFD
Peristiwa

Gelorakan Pengawasan Pemilu, Ratusan Massa Long March Penuhi Kawasan CFD

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Salam awas dan stop money politik menjadi jargon kampanye ratusan massa dari berbagai kalangan untuk turut menyukseskan Pemilu 2019 berdaulat dan bermartabat. Sedikitnya 250 menggelar aksi long march bersamaan dengan kegiatan car free day (CFD) di Kabupaten Purworejo, Minggu (6/1/2019). Kegiatan tersebut adalah bagian dari sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif.

Aksi tersebut digagas oleh Bawaslu bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purworejo. Ikut bergabung dalam aksi demokrasi itu antara lain Kesbangpol, Mafindo, Bank Purworejo dan Polres Purworejo.

Momen CFD dinilai menjadi waktu yang tepat untuk mengajak masyarakat turut mengawasi pesta demokrasi yang akan dilaknsanakan 17 April mendatang.

Aksi dipusatkan di Kantor Kesbangpol jalan Mayjend Sutoyo, kawasan pelaksanaan CFD.Para peserta kemudian melakukan long march sepanjang kawasan CFD, termasuk memutari alun-alun Purworejo. Aksi tersebut menyita perhatian ribuan warga yang melakukan aktivitas CFD. Sepanjang rute, peserta aksi membagikan poster dan stiker berisi ajakan untuk ikut terlibat langsung dalam kegiatan pengawasan Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purworejo Nur Kholiq didampingi dua anggotanya Rinto Hariyadi dan Anik Ratnawati menjelaskan, aksi tersebut merupakan bagian dari program pengembangan pengawasan partisipatif.

"Pengawasan partisipatif ini merupakan grand desain Bawaslu untuk menjadikan masyarakat sebagai subyek pemilu. Masyarakat kita dorong agar terlibat langsung dalam pelaksanaan pemilu, khususnya di bidang pengawasan," jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut, diharapkan virus pengawasan bisa disebarkan, sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi tahapan pemilu di lingkungan masing-masing. Bawaslu akan terus mengembangkan program pengawasan pemilu partisipatif. 

"Masyarakat kami dorong untuk melaporkan apabila menjumpai pelanggaran," katanya.

Ketua PWI Kabupaten Purworejo, Gunarwan mengungkapkan, PWI siap berjibaku turut mensukseskan gelaran pengawasan dan jalanya pemilu di Kabupaten Purworejo. Salah satunya memerangi hoax serta turut mewartakan informasi yang aktual, faktual dan terferivikasi.

Isu anti hoax, ujaran kebencian, politik uang, politisasi SARA yang digelorakan Bawaslu ini kan sangat relevan sebagai upaya cipta kondisi mewujudkan pemilu yang damai,” ujarnya.

Kepala Kantor Kesbangpol Bambang Gatot Seno Aji didampingi, Kasat Sabhara Polres Purworejo AKP Prayogo, dan Direktur Bank Purworejo Wahyu Argono Irawanto yang juga turut turun kejalan mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk ikut bergabung dan melibatkan diri untuk berkontribusi mewujudkan pemilu yang damai.

"Kami akan terus ikut ambil bagian dari setiap kegiatan-kegiatan yang bertujuan mewujudkan kedamaian nasional. Kami yakin kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Bawaslu ini memberikan manfaat besar untuk mendorong terselenggaranya pemilu yang demokratis, jujur, adil, berintegritas, dan bermartabat," ungkap Gatot.