Bawaslu Copot Belasan Stiker Caleg Ditempel di Angkutan Umum
Politik

Bawaslu Copot Belasan Stiker Caleg Ditempel di Angkutan Umum

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purworejo bersama tim gabungan mencopot sebanyak 15 stiker brending diri bergambar calon anggota legislatif (caleg) yang ditempel di sejumlah angkutan umum, Senin (7/1/2019) siang.

Penertiban dilakukan menyisir sejumlah kawasan yang kerap dijadikan mangkal angkutan umum antar kecamatan di antaranya, Pasar Baledono dan Kutoarjo, Terminal Kongsi, serta sejumlah tempat mangkal Kopada taxi dan mini bus. Beberapa stiker caleg dari Partai NasDem, Golkar dan stiker calon presiden nomor urut 1 terpasang di bagian kaca belakang angkutan umum.

Saat dimintai keterangan alasan serta biaya pemasangan stiker, para sopir angkutan memilih diam. Beberapa sopir angkutan umum mengaku tidak tahu aturan yang berlaku, ia hanya diminta untuk menempel.

Tidak tahu, ini angkutan punya juragan saya,” ungkap salah seorang sopir yang enggan memberitahu identitasnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purworejo, Nur Kholik didampingi tiga anggotanya Rinto hariyadi, Ali Yafie, dan Abdul Aziz mengungkapkan, sebelumnya pihaknya telah memberikan tenggat waktu sampai tanggal 4 Januari 2019 kepada operator angkutan umum untuk mencopot stiker yang melekat di angkutan umum. 

Upaya preventif telah kita lakukan, namun beberapa masih tetap terpasang di angkutan umum terpaksa kita copot,” katanya.

Hal tersebut sesuai dengan kesepakatan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu bersama stake holders membahas tentang stiker dan branding caleg di angkutan umum. Rapat koordinasi itu diikuti anggota Bawaslu, KPU, Sat Lantas Polres Purworejo, Dinhubkominfo, Satpol PP Purworejo dan sejumlah operator angkutan umum.

"Ini sudah menjadi kesepakatan kami saat rapat koordinasi di Kantor Bawaslu Kabupaten Purworejo,” ujarnya.

Dia mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Bawaslu Nomor 1990/K.Bawaslu/PM.00.00/XI/2018 bahwa stiker branding kampanye tidak boleh dipasang di kendaraan angkutan umum, berapapun ukurannya.

"Hasil pengawasan kami di lapangan, beberapa angkutan umum lokal Purworejo yang dipasangi stiker branding kampanye. Tentu ini menyalahi aturan," katanya.

Kholik menandaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara intensif guna menciptakan iklim pemilu yang sehat. Pengawasan akan dibantu jajaran Pengawas tingkat kecamatan dan desa. Hasil pengawasan akan dihimpun oleh Bawaslu Kabupaten Purworejo.