Belum Dapat Dipastikan, Puluhan Unggas Mati Mendadak Diduga Terjangkit Virus
Peristiwa

Belum Dapat Dipastikan, Puluhan Unggas Mati Mendadak Diduga Terjangkit Virus

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo hingga kini belum dapat memastikan penyebab puluhan unggas di Kampung Sejiwan Kidul, Desa Trirejo, Kecamatan Loano, yang mati mendadak sejak sepekan yang lalu. Dugaan sementara kematian ternak unggas milik warga dikarenakan serangan penyakit Newcastle Disease (ND) atau tetelo.

ND merupakan penyakit pada unggas besar yang fatal (mematikan). Penyebabnya adalah serangan virus NDV, suatu virus RNA berkas tunggal dengan sekuens antisens negatif.

"Kami masih mengambil sampel untuk kita dalami lebih jauh, sementara kalau dilihat gejalanya, unggas-unggas ini mati akibat virus," ujar Kepala Bidang Peternakan, Siti Lestari saat dikonfirmasi Rabu (6/2/2019) pagi.

Sri Lestri mengungkapkan, selain terserang virus ND, kematian unggas juga dapat disebabkan virus lain, seperti flu burung maupun Chronic Respiratory Disease (CRD) atau yang sering disebut penyakit ngorok. Virus-virus tersebut rentan menyerang unggas yang memliki daya tahan tubuh lemah. 

"Apalagi di tengah cuaca saat ini. Perbedaan suhu antara siag dan malam yang begitu mencolok. Gejalanya bisa dilihat ketika lidah ayam berlendir, saluran pernapasanya, seringnya ayam akan ngorok jika terkena virus," ujarnya.

Penyakit-penyakit tersebut dapat mudah menyerang unggas jika kebersihan kandang, nutrisi, dan asupan makanya tidak dijaga dengan baik. Olehnya ia menghimbau kepada peternak untuk dapat menjaga kesehatan ayam dengan rutin memperhatikan kebersihan dan pangan unggas.

Menurutnya, kepastian mengenai penyakit yang menyerang ayam-ayam tersebut baru bisa dipastikan besok setelah dilakukan penyemprotan desinfektan dan uji laboratorium. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada ternak unggasnya yang mati mendadak.

"Segera laporkan kepada kami, atau kepada petugas yang tersebar di Kecamatan-kecamatan," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Puluhan unggas milik Warga kampung Sejiwan Kidul Desa Trirejo Kecamatan Loano mendadak mati. Kejadian yang telah berlangsung sejak sepekan lalu itu sontak mengejutkan warga setempat. Hingga saat ini penyebab kematian tersebut belum diketahui kepastianya.

Salah satu warga, Mukhlas Wafir Asrori (52) saat ditemui mengungkapkan setidaknya unggas miliknya telah mati sebanyak 15 ekor. Sebagian ada yang sempat disembelih, kejadian begitu cepat menyebabkan tidak sedikit pula unggas yang ditemukan telah mati.

"Tidak hanya milik saya, puluhan ayam milik tetangga juga banyak yang mati," ujarnya.