Dibiarkan Kepanasan, Batuan Cagar Budaya Koleksi Museum Tosan Aji Dipindah
Budaya

Dibiarkan Kepanasan, Batuan Cagar Budaya Koleksi Museum Tosan Aji Dipindah

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Pengelola Museum Tosan Aji (MTA) Purwrojo memindahkan batuan cagar budaya yang semula dibiarkan di luar muesem ke eks Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pemindahan batuan tersebut dilakukan demi penyelamatan agar tidak rusak dan tetap terawat dengan baik.

Diketahui sebelumnya, aneka batuan cagar budaya milik MTA dibiarkan tergeletak di luar bangunan museum, setiap hari batuan dengan nilai sejarah tinggi itu dibiarkan terpapar sinar matahari. Hal itu terpaksa dilakukan lantaran minimnya ruangan untuk memyimpan koleksi yang ada.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Purworejo, Agung Wibowo mengatakan jika pemindahan itu harus dilakukan mengingat selama ini batu-batu tersebut hanya diletakkan di atas aspal maupun semen yang ada di halaman gedung.

Menurutnya banyak batu cagar budaya yang menjadi koleksi MTA. Batuan itu ditemukan di beberapa tempat di wilayah Purworejo sebagai jejak kehidupan yang pernah ada.

"Sebenarnya yang ditempatkan diluar adalah batu yang bentuknya agak kasar. Sedangkan yang lebih rapi kita simpan di dalam bangunan museum utama. Sudah kita pindah beberapa waktu lalu," kata Agung, Rabu (6/2/2019) siang.

Sejak pemindahan museum dari bekas bangunan Pengadilan Negeri Purworejo di Jalan Mayjen Sutoyo, Dinparbud terpaksa tidak bisa menampung seluruh koleksi ke dalam gedung. Ini dikarenakan terbatasnya ruangan yang ada. 

"Setelah ada kepastian bangunan KPU bisa digunakan dan menjadi bagian MTA, maka batu-batu yang sebelumnya ada di luar kita pindahkan ke dalam, agar perawatannya lebih mudah dan tidak terganggu cuaca," tambahnya.

Dengan pemindahan tersebut, pihaknya mengaku cukup leluasa mengatur penempatan koleksi dimana di bangunan utama khusus untuk menempatkan benda-benda tosan aji. Sedangkan di bangunan bekas KPU dipergunakan untuk menyimpan batu-batu cagar budaya.

Rencananya aka nada peningkatan bangunan bekas KPU menyusul dijadikannya art centre yang akan mengoleksi patung-patung pahlawan nasional dari Purworejo. Rencananya pembangunan itu akan dilakukan dalam tahun ini.

"Ini tidak akan mengganggu rencana art centre, malah bisa menjadi salah satu dukungan," tambahnya.

Anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Purworejo, Kusnan Kadari mengungkapkan sebenarnya tidak ada aturan jika batu-batu cagar budaya itu ditempatkan di luar ruangan. Namun memang alangkah baiknya ditempatkan di dalam ruangan dan dirawat.

"Tidak ada masalah ditempatkan dimanapun, yang penting itu dirawat dan diopeni," kata Kusnan.