Kekurangan Petugas, Rutan Purworejo Tetap Berikan Pelayanan Terbaik
Peristiwa

Kekurangan Petugas, Rutan Purworejo Tetap Berikan Pelayanan Terbaik

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Purworejo saat ini memiliki petugas sebanyak 69 personel. Jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi karena secara ideal Rutan Purworejo membutuhkan petugas sebanyak 100 personel.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Purworejo, Lukman Agung Widodo, mengungkapkan, meski mengalami kekurangan jumlah personel pihaknya memastikan pelayanan rutan tetap berjalan dengan baik. Menurutnya, dengan jumlah petugas yang ada saat ini belum mencukupi untuk mengelola rutan yang dihuni oleh 111 tahanan dan narapidana dengan jam operasional 24 jam.

Ia menjelaskan, kekurangan petugas rutan paling banyak di sektor keamanan atau penjagaan. Sektor tersebut memiliki sift kerja terbanyak, yakni empat sift dalam 24 jam kerja per sehari. Sedangkan tugas pada sektor penjagaan tidak boleh ada kekosongan personel.

Lukman juga menambahkan, pihaknya saat ini baru memiliki 20 petugas keamanan yang harus didistribusikan di beberapa titik pos penjagaan meliputi penjagaan pintu dan menara. Karena keterbatasan petugas, dirinya mengalokasikan empat petugas pada setiap sift jaga.

Kalau dilihat dari jumlah, petugas di Rutan Purworejo memang masih kurang, terutama petugas jaga, jelasnya, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/2/2019) siang.

Ia menambahkan, pada tahun 2019 sudah dilakukan penambahan tenaga petugas baru berjumlah 11 personel yang sudah dilantik menjadi ASN. Namun penambahan personel tersebut dinilai belum mencukupi kebutuhan personel. 

Selain kekurangan petugas keamanan, Rutan Purworejo juga memiliki keterbatasan personel yang bertugas sebagai pembina warga binaan karena hanya berjumlah dua orang. Personel pembina cukup penting karena bertugas memberikan keterampilan, melatih kemandirian, dan kecakapan sosial warga binaan supaya dapat kembali hidup normal di tengah masyarakat.

Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan persoalan tersebut, dan hanya bisa mengusulkan penambahan pegawai baru ke pemerintah. Pasalnya, lapas atau rutan tidak diperkenankan untuk merekrut tenaga lepas atau di luar ASN.

Kami tidak bisa merekrut pekerja tambahan untuk menutupi kekurangan personel seperti yang dapat dilakukan oleh instansi pemerintah lain. Yang dapat kami lakukan yakni saling membantu dan saling mengisi satu sama lain sehingga pelayanan tetap berjalan baik,” tandasnya. (cholil)