Sosialisasi Pemilu di Rutan, KPU Jamin Warga Binaan Dapat Memilih
Peristiwa

Sosialisasi Pemilu di Rutan, KPU Jamin Warga Binaan Dapat Memilih

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Sebanyak 107 warga binaan Rutan (Rumah Tahanan) Kelas IIB Purworejo mengikuti sosialisasi Pemilu 2019 yang digelar oleh KPU Purworejo. Sosialisasi dengan metode tatap muka ini dilaksanakan di Aula Aula Baharudin Loppa Rutan Purworejo, Selasa (12/02/2019) siang.

Komisioner KPU Purworejo Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Akmaliyah mengungkapkan, sosialisasi ini dilakukan mengingat warga binaan Rutan dan pegawai Rutan juga mempunyai hak pilih yang harus diakomodasi sesuai peraturan perundang-undangan.

Supaya warga binaan tersebut tentang aturan pindah memilih dan hak pilih serta jenis surat suara yang akan digunakan oleh masing-masing pemilih sesuai dengan daerah asalnya,” katanya.

Dijelaskan, pada Pemilu 17 April 2019 mendatang, ada lima warna kertas surat suara yang disediakan di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara). Warna abu-abu untuk pemilu presiden dan wakil presiden, warna kuning untuk memilih anggota DPR RI, warna merah untuk memilih anggota DPD RI, untuk untuk Anggota DPRD Provinsi dan warna hijau untuk Anggota DPRD Kabupaten/Kota. 

Ini perlu dipahami supaya tidak salah, dan semuanya sudah disesuiakan dengan kotal suara masing-masing,” paparnya.

Pihaknya berharap, melalui sosialisasi ini hak politik bagi warga binaan bisa terpenuhi pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Selain itu pihaknya pun dapat mekaksimalkan partisipasi masyarakat dalam pemilu kendatang.

"Secara umum kita terus mendorong partisipasi pemilih di Purworejo, Segala upaya terus kita lakukan termasuk melalalui sosialisasi ini," katanya.

Sementara itu Karutan Lukman Agung Widodo berharap, seluruh warga binaan agar menggunakan hak pilihnya dengan baik dan jangan sampai golput. Dirinya mengajak agar memilih sesuai dengan keyakinan dan pertimbangan masing masing, tidak membuat keributan dan tetap menjunjung tinggi toleransi antar sesama warga binaan.