Hadirkan KH. Anwar Zahid, Maulid Nabi di Pendopo Purworejo Dipadati Ribuan Jamaah
Peristiwa

Hadirkan KH. Anwar Zahid, Maulid Nabi di Pendopo Purworejo Dipadati Ribuan Jamaah

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pemkab Purworejo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Kabupaten, Rabu (27/11/2019) malam. Ribuan masyarakat hadir memadati pengajian yang menghadirkan kyai nyentrik KH. Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur.

Turut hadir Alim Ulama, Kyai, segenap anggota Forkopinda, kepala-kepala OPD, Kades dan perangkat desa se Purworejo.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengungkapkan, peringatan Maulid Nabi bertujuan untuk mengingatkan semua manusia, khususnya umat Islam bahwa salah satu misi kenabian paling utama Rasulullah adalah untuk menyempurnakan akhlak. Karena akhlak merupakan kunci pokok bagi tegaknya tatanan kehidupan umat manusia.

"Bahwa akhlak mulia Nabi Muhammad SAW selalu dikenang dan memberikan pelajaran penting bagi seluruh umat Islam. Nilai-nilai keteladanan yang ditunjukkan Rasulullah harus menjadi spirit bagi kita semua, termasuk masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam menjalankan aktivitas dan tugas sehari-hari," ungkapnya.

Bupati berharap, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat dijadikan momentum untuk meneladani dan menjadikan beliau sebagai panutan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. 

"Semuanya itu akan menjadi pedoman bagi kita dalam mengisi dan mengatur kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, termasuk dalam pembangunan bidang pendidikan dan keagamaan," terangnya.

"Kita bisa kembali menghadirkan ustadz kondang KH Anwar Zahid. Mudah-mudahan kehadiran beliau akan mampu memberikan suntikan dan motivasi bagi kita semua untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada SWT," ujarnya.

Di hadapan ribuan jamaah pengajian, Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai terorisme dan paham radikalisme. Pasalnya, berbagai kasus terorisme yang terjadi di berbagai tempat dilatarbelakangi oleh paham radikalisme.

Pemkab Purworejo sendiri telah berupaya memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan bidang pendidikan dan keagamaan. Pada tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Purworejo memberikan insentif kepada 3.100 guru ngaji, dengan jumlah totali Rp 5,1.

"Pemda juga sangat mendukung kebijakan pemerintah pusat, yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Apalagi pada tanggal 24 September lalu, DPR juga sudah mengesahkan Undang-undang tentang Pesantren," pungkasnya.