Sidang Perdana Konflik Ganti Rugi Tanah Bendung Bener, Tergugat Tak Kabulkan Tuntutan Warga
Hukum & Kriminal

Sidang Perdana Konflik Ganti Rugi Tanah Bendung Bener, Tergugat Tak Kabulkan Tuntutan Warga

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Sidang pertama gugatan warga terdampak PSN (proyek strategis nasional) Bendung Bener terhadap persoalan perkara harga ganti rugi tanah telah berlangsung di Pengadilan Negeri pada, Rabu (8/1/2020).

Dalam sidang perdana kali ini, majelis hakim yang diketuai oleh Anshori Hironi bersama anggotanya Syamsumar Hidayat telah menawarkan kepada kedua belah pihak antara penggugat yakni Maksum warga Desa Guntur dan pihak termohon 1 dan 2 yakni BPN dan BBWSSO agar diselesaikan dengan bermusyawarah.

Tertulis dalam petitium pemohon memohon agar majelis hakim menetapkan ganti rugi sebesar Rp 134 juta dengan rincian Rp 99 juta untuk 225 M2 tanah. Rp 35 juta untuk 22 macam tanaman yang tumbuh di atas tanah terdampak, kata Syamsumar Hidayat saat membacakan ringkasan gugatan.

Namun, dari pihak termohon baik dari BPN yang diwakili oleh seksi sengketa tanah BPN Purworejo Tukiran, maupun BBWSSO melalui kuasa hukumnya Muhammad Gazali dari bagian hukum Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementrian PUPR tidak mau mengabulkan keinginan pihak pemohon. 

Angka ganti rugi yang ada saat ini didapat dari tim penilai dari KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) dan bukan kewenangan BPN karena kami hanya menyajikan data saja, kata Tukiran dalam persidangan.

Selain itu, dari pihak BBWSSO juga menolak harga yang diajukan oleh pemohon.

Sementara itu, sebelum menutup sidang yang dijaga ketat oleh aparat Polres Purworejo tersebut, ditetapkan jadwal sidang menjadi dua kali seminggu setiap Selasa dan Kamis karena sesuai aturan tanggal 18 Februari sudah harus selesai.