Warga Patutrejo Klaim Tanah Desa, Pemkab Turun Tangan
Hukum & Kriminal

Warga Patutrejo Klaim Tanah Desa, Pemkab Turun Tangan

Purworejo,(purworejo.sorot.co )--Saling klaim tanah terjadi di Desa Paturejo, Grabag. Salah seorang warga, Sutrisno DKK mengajukan perkara perdata ke Pengadilan Negeri Purworejo atas tanah di Desa Patutrejo yang selama ini masuk dalam inventaris aset desa setempat. Ia mengeklaim tanah tersebut adalah miliknya.

Kepala Desa Patutrejo, Jaelan saat dimintai konfirmasi di Pengadilan Negeri Purworejo, Kamis (9/1/2019) membenarkan adanya aduan gugatan tersebut. Persidangan sudah berjalan sejak tiga bulan terakhir.

Selaku pemerintah desa, dirinya mengaku akan mempertahankan aset desa tersebut hingga titik darah penghabisan. Sikap tersebut juga didukung oleh masyarakat Desa Patutrejo yang berbondong-bondong selalu datang ke Pengadilan Negeri untuk menyaksikan persidangan serta menanti hasil sidang.

"Tidak hanya pemerintah desa, pemerintah kecamatan juga memberikan dukungan penuh agar aset desa tidak jatuh kepada perseorangan. Bahkan, Pemkab Purworejo juga membackup dengan memerintahkan bagian hukum setda untuk mengawal proses ini hingga tuntas," imbuhnya.

Dalam gugatan perkara perdata bernomor 35/Pdt.G/2019/PN Pwr disebutkan bahwa gugatan tersebut ditujukan kepada Pemerintah Desa cq Kepala Desa Patutrejo, dua orang mantan kepala desa serta seorang mantan sekretaris desa atas sangkaan melawan hukum. 

"Saya sudah bertanya kepada para sesepuh desa. Salah satunya lahir pada tahun 1933. Dari keterangannya, diketahui bahwa dahulu tanah orang tua Sutrisno hanya menggarap tanah tersebut. Namun kenapa sekarang diklaim sebagai tanah milik orang tuanya. Tentu ini tidak benar dan mengada-ada," katanya.

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi sempat riuh saat para pihak memasuki ruang sidang. Puluhan warga yang hadir berusaha merangsek ke ruang sidang. Pihak pengadilan juga meminta warga untuk membuat surat pernyataan untuk tidak membuat keributan. Sidang kemudian diputuskan untuk ditunda hingga Rabu 15 Januari mendatang pukul 13.00.