Gelar Aktivitas Tengah Malam, Komunitas Keraton Agung Sejagat Dinilai Ganggu Warga
Sosial

Gelar Aktivitas Tengah Malam, Komunitas Keraton Agung Sejagat Dinilai Ganggu Warga

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Sebuah komunitas di Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan membuat geger masyarakat Purworejo. Pasalnya, komunitas ini mengaku sebagai pemimpin dan pengikut kerajaan Keraton Agung Sejagat (KAS).

Hal tersebut mulai ramai diperbincangkan oleh masyarakat setelah komunitas ini mengadakan kirab wilujengan KAS pada, Jumat (10/1) lalu. Kirab yang digelar ala keraton ini digelar cukup mewah.

Salah satu warga yang rumahnya bersebelahan dengan Keraton Agung Sejagat, Jumeri, mengatakan, sejak dulu tidak pernah ada sejarah kerajaan di Pogung.

"Kami merasa terganggu terhadap komunitas tersebut, karena kegiatan mereka itu tengah malam nyanyi-nyanyi sambil tepuk tangan, jadi suaranya membuat warga terganggu," ungkap salah seorang imam masjid di Desa Pogung ini (13/1).

Ia menambahkan, bahwa hanya ada dua warganya yang menjadi anggota Keraton Agung Sejagat ini. 

Sementara itu, Pimpinan Keraton Agung Sejagat yang dipanggil Sinuhun diketahui bernama asli Totok Santosa Hadiningrat dan istrinya Dyah Gitarja dipanggil Kanjeng Ratu. Totok menjelaskan, pihaknya memiliki sesuatu tugas yang akan ia lakukan bersama pengikutnya.

"Keberadaan kami adalah menunaikan janji 500 tahun dari runtuhnya kerajaan Majapahit tahun 1518. Wilujengan Keraton Agung Sejagat yang kemarin itu adalah untuk menyambut kehadiran Sri Maharatu (Maharaja) Jawa kembali ke Jawa," kata Totok yang bergelar sangat panjang namun hanya disingkat Rangkai Mataram Agung ini.

Ia mengklaim memiliki wilayah kekuasaan dari Keraton Agung Sejagat seluruh negara di dunia dengan dalih bahwa tatanan di dunia ini yang terbesar adalah kekaisaran dan yang terkecil adalah berbentuk republik.

"Keraton Agung Sejagat memiliki alat-alat kelengkapan yang dibangun dan dibentuk di Eropa, memiliki parlemen dunia yaitu United Nation (UN). Keraton Agung Sejagat memiliki EInternational Court of Justice dan Fefense Council. Pentagon adalah Dewan Keamanan KAS, bukan milik Amerika," bebernya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, pengikut Keraton Agung Sejagat berjumlah 425 orang yang sangat mempercayainya. Bahkan ia mengklaim memiliki tugas mengubah semua sistem negara di dunia, baik keuangan, politik, pemerintahan dan lain-lain.

Namun, ketika ditanya oleh awak media terkait caranya, Sinuhun tak dapat menjelaskannya secara gamblang. Bahkan Kanjeng Ratu sempat naik nada suaranya ketika didesak untuk menyatakan, mengakui NKRI atau tidak, memiliki KTP Indonesia atau tidak. Dyah juga mengaku dulu pernah ikut mendirikan Ormas Laskar Merah Putih.