Pemuda Mudalrejo, Gugah Sahur Dengan Gamelan Musik Tradisional
Gema Ramadhan

Pemuda Mudalrejo, Gugah Sahur Dengan Gamelan Musik Tradisional

Loano,(purworejo.sorot.co)--Alat musik tradisional atau gamelan seperti saron bendhe dan gendang serta angklung yang biasanya dipergunakan untuk pertunjukan kesenian tradisional maupun pertunjukan wayang kulit, namun ini justru berbeda karena dibunyikan sebagai tetabuhan tradisi gugah sahur atau membangunkan warga saat menjelang sahur. 

Hal itu yang dilakukan para Pemuda di Desa Mudalrejo, Kecamatan Loano. Gamelan itu dipadu harmonisisasi dengan lagu lagu bernuansa Ramadhan. 

Kades Mudalrejo Hartono mengatakan, bahwa mereka saat keliling dengan menggunakan sebuah mobil bak terbuka mengelilingi kampung. Untuk kegiatan dimulai pukul 2 hingga pukul 3 WIB dini hari. 

Dengan lantunan lagu lagu bernuansa ramadhan mereka terus menyanyikan sepanjang rute perjalanan dengan diiringi tetabuhan tersebut. Ini kami mengapresiasi karena kegiatan positif, selain untuk membangunkan sahur sekaligus jaga keamanan, katanya, Minggu (25/04/2021).

Lanjutnya, tradisi gugah sahur untuk membangunkan sahur yang sudah menjadi tradisi berlangsung puluhan tahun ini selalu dinanti masyarakat sebagai hiburan jelang waktu sahur. 

Tradisi gugah sahur bangunkan sahur dengan alat tradisional selain untuk membantu warga agar tidak telat bangun saat sahur. Namun tradisi gugah sahur ini juga bertujuan untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang biasa terjadi selama bulan ramadhan, pungkasnya.