Komen Negatif Soal KRI Nanggala, Pemuda di Purworejo Dipolisikan Prajurit TNI AL
Hukum & Kriminal

Komen Negatif Soal KRI Nanggala, Pemuda di Purworejo Dipolisikan Prajurit TNI AL

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pemuda berinisial HDP (26), dilaporkan oleh pihak Angkatan Laut (AL) karena telah menulis komentar hinaan tentang tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 yang kemudian menyinggung institusi TNI, khususnya AL.

Dengan kejadian memilukan tenggelamnya KRI Nanggala 402 tidak membuat HDP tersentuh hatinya, akan tetapi justru menulis komentar yang tidak baik di jejaring media sosial Facebook. Pemuda yang diketahui merupakan mantan pelaut di kapal pesiar tersebut berkomentar di grup Facebook Pelaut Indonesia.

Itu kapal selam julukannya sudah monster laut tapi kenapa nggak perang, nggak diserang kok tenggelam sendiri. Sebagai orang Indonesia aku kecewa. Mana dibilang putra terbaik, gugurnya karena tenggelam nggak perang bela NKRI. Jangan-jangan waktu itu lagi pada sibuk fokus VC (Video Call)-an atau bikin konten terus tahu-tahu udah di dasar laut, demikian kalimat yang ditulis oleh HDP di facebook menggunakan akun Herry Rose.

Akibat komentarnya di media sosial tersebut, Komandan Pos TNI AL Purworejo, Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap, Pelda Pujianto melaporkan dugaan pelanggaran UU ITE tersebut ke Polres Purworejo. 

Terlapor diketahui beralamat di Gang Tegal, RT 002 RW 011, Kelurahan Kutoarjo, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo.

AKP Agus Budi Yuwono, Kasat Reskrim Polres Purworejo, membenarkan bahwa, pada, Selasa (27/04) pihaknya mendapat laporan dari Komandan Pos AL Purworejo tentang dugaan pelanggaran UU ITE yang dilakukan oleh HDP.

Malam Senin ada penyerahan dari koramil Kutoarjo didampingi anggota Lanal. Paginya pihak AL melakukan pelaporan resmi, kata Kasat Reskrim saat ditemui di Mapolres Purworejo, Rabu (28/04/2021).

Lanjutnya, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan sidik terkait dengan laporan terhadap HDP. Namun dijelaskan Kasat Reskrim, saat ini HDP masih berstatus saksi dan menunggu proses pemenuhan alat bukti sebelum pengubahan status menjadi tersangka. Disampaikan pula, saat ini proses hukum masih terus berlangsung. Selama proses hukum tersebut HDP tidak ditahan melainkan hanya wajib lapor pada hari Senin dan Kamis.

Indikasinya melanggar UU ITE. Seorang warga Kutoarjo memberikan komen berkaitan dengan tenggelamnya KRI Nanggala - 402 yang menimbulkan ekses menyinggung institusi TNI AL. Komen tersebut sudah dihapus, tetapi pihak Lanal sudah meng-capture komen tersebut. Karena penahanan untuk UU ITE tidak sampai 5 tahun maka tidak ditahan selama proses hukumnya, jelasnya.

Dari info yang didapat, Kasat Reskrim mengatakan, HDP menyerahkan diri ke Koramil Kutoarjo untuk meminta perlindungan karena takut usai memberikan komentar di Facebook tersebut. Kemudian oleh pihak Koramil lalu diantar dan diserahkan ke Polres Purworejo untuk ditindaklanjuti kasusnya.