Puluhan Warga Terpapar Covid-19, Desa Tlogobulu Lockdown
Peristiwa

Puluhan Warga Terpapar Covid-19, Desa Tlogobulu Lockdown

Kaligesing,(purworejo.sorot.co)--Desa Tlogobulu, Kecamatan Kaligesing, dilockdown akibat puluhan warganya terpapar Covid-19. Sebanyak 52 warga dinyatakan positif terjangkit virus corona dari klaster Ziarah. Hal tersebut diungkapkan Camat Kaligesing Hariyono saat dihubungi, Jumat (30/04/2021) sore.

Menurut Hariyono, awal mulanya bahwa ada warga yang berangkat ziarah pada Minggu (10/04) lalu. Mereka usai melakukan ziarah menunjukkan gejala sakit flu dan pilek. 

Kemudian mereka dilakukan swab, hasilnya 52 orang positif covid, kata Hariyono.

Lanjutnya, diungkapkan Hariyono, jumlah tersebut merupakan tracking dari 73 orang warga. Maka sejak hari Kamis (22/04) lalu, desa sudah ia perintahkan lockdown.  

Ini satgas Covid-19 desa, jogo tonggo juga diaktifkan. Untuk biaya hidup warga yang positif selama 7 hari ditanggung oleh Pemdes, sedangkan 7 hari sisanya sudah kami mintakan ke Dinsos dan PMI Kabupaten Purworejo, ungkap Hariyono.

Kegiatan tersebut, diakui Hariyono memang tidak mengantongi ijin. Jika dari awal ijin, pasti juga tidak akan diijinkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Karena sesuai dengan himbauan pak Bupati bagi yang keluar kota tidak diijinkan karena akan mempunyai potensi kerumunan yang luar biasa, ucapnya.

Sehingga, dengan kejadian itu, pihaknya pada Jumat sore ini telah mengumpulkan para ulama dan tokoh masyarakat se- Kaligesing, guna menekankan kepada masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

Mengaca dari peristiwa itu, harapannya untuk menjadi cermin agar kemudian kedepan mengindahkan dan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Tentunya juga untuk bersama-sama melihat situasi yang ada dan kita berupaya untuk bisa memotong mata rantai Covid-19, tuturnya.

Di tempat lain, Kepala Desa Tlogobulu, Faizal Hidayat menjelaskan bahwa sebelum warganya terpapar Covid-19, mereka melalukan ziarah tanpa ijin kepada pihak desa.

Menurut Faizal, terdapat dua kelompok yang ikut ziarah, kelompok pertama berjumlah 25 orang. Kelompok kedua 6 orang. 

Usai ziarah itu mereka mengalami sakit. Kemudian dilakukan swab hasilnya 52 orang dari 44 KK positif Covid-19, tutur Faizal.

Sementara, sebanyak 49 orang diisolasi mandiri di rumah masing-masing, 2 orang dirawat di RSUD Tjitrowardojo, dan 1 orang meninggal dunia. 

Ya, paling banyak adalah warga Padukuhan Krajan RT 1, RW 2. Tetapi ini kami tidak menerpakan lockdown total, hanya mendata warga yang keluar atau masuk desa harus ijin Satgas Covid-19 Desa Tlogobulu. Kalau lockdown kami tidak mampu menanggung biaya hidup warga, pungkasnya.