Masyarakat Diminta Laksanakan Sholat Idul Adha di Rumah
Peristiwa

Masyarakat Diminta Laksanakan Sholat Idul Adha di Rumah

Purworejo, (purworejo.sorot.co) – Pemerintah Kabupaten Purworejo menerbtkan Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H di Wilayah PPKM Darurat.

Dalam surat edaran itu masyarakat diminta untuk melaksanakan kegiatan Shalat Idul Adha dirumah masing-masing. Selain itu pembagian hewan kurban juga dilakukan dengan cara diantar ke rumah warga yang mendapatkan guna menghindari terjadinya kerumunan.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengatakan menjelang hari raya Idul Adha akan ada banyak aktivitas bersama yang dilakukan masyarakat. Aktivitas tersebut sangat mungkin menimbulkan banyak kerumunan, dan berpotensi menjadi sarana transmisi lokal untuk Covid 19.

Olehnya, Bupati minta agar seluruh masyarakat khususnya warga Purworejo dapat mematuhi pedoman teknis kegiatan pada rangkaian ibadah Idul Adha yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Agama.

Saya meyakini bahwa pedoman pelaksanaan Idul Adha tadi merupakan langkah terbaik yang diambil oleh pemerintah sebagai bagian dari ikhtiar kita dalam menghadapi pandemi ini,” kata Bupati, Senin (19/7/2021).

Kepada Camat, Bupati meminta agar pro aktif di wilayah masing-masing agar penyelenggaraan ibadah Idul Adha dapat berjalan dengan baik sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. 

Di tingkat kabupaten, saya minta Satgas Penanggulangan Covid-19 mempersiapkan laporan berjenjang apabila terjadi lonjakan kasus dan teknis lainnya yang perlu segera mendapatkan penanganan. Monitoring, sosialisasi, dan penegakkan protokol kesehatan juga harus tetap dijalankan,” imbuhnya.

Kepala Kantor Kemenag Purworejo H Fatchur Rocman menjelaskan, pemantauan pelaksanaan rangkaian kegiatan Idul Adha akan dilakukan bersama-sama dengan Kepala KUA dan para penyuluh dengan terjun ke masing-masing desa/kecamatan.

Bagi jajaran ASN dan Non ASN dibawah Kemenag, pihaknya secara khusus telah melarang ASN dan Non ASN dibawah Kemenag untuk melaksanakan kegiatan Idul Adha bersama-sama di masyarakat.

Untuk kami sendiri, di ASN dan Non ASN dibawah Kemenag kami larang semunya untuk melaksanakan bersama-sama di masyarakat. Kami siap menindak bagi ASN dan Non ASN dibawah Kemenag yang melanggar. Sedangkan bagi masyarakat yang melanggar diserahkan kepada aparat dan Pemda untuk ditindak,” katanya.