Geger Geden di Pilkada 2020, Kini Bajangrejo Deklarasi Desa Anti Politik Uang
Politik

Geger Geden di Pilkada 2020, Kini Bajangrejo Deklarasi Desa Anti Politik Uang

Banyuurip, (purworejo.sorot.co)--Bawaslu Kabupaten Purworejo terus gencar melakukan upaya-upaya pencegahan, termasuk dengan membentuk Desa Anti Politik Uang. Salah satunya Desa Bajangrejo, Kecamatan Banyuurip, Senin (06/09/2021) sore.

Pada Pilkada serentak 2020 kemarin jadi pelajaran penting bagi warga Desa Bajangrejo. Pasalnya, pada malam hari tenang Bawaslu Purworejo menerima laporan adanya praktik politik uang yang terjadi di desa tersebut. Hal itu yang membuat Bawaslu memberikan edukasi untuk sadar berpartisipasi dalam praktik anti politik uang.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Heru Cahyono berdiskusi langsung dengan warga Desa Bajangrejo.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purworejo Nur Kholiq menyampaikan, bahwa perwakilan warga telah mendeklarasikan diri menjadi Desa Anti Politik Uang. Deklarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Bawaslu Kabupaten Purworejo dengan Kepala Desa Bajangrejo.

"Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu diharapkan semakin bagus. Masyarakat tidak hanya menjadi objek Pemilu. Namun, menjadi subjek yang terlibah langsung dalam setiap tahapan pemilihan," kata Kholiq.

Sementara itu, Pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Heru Cahyono mengatakan, kegiatan tersebut dipersiapkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan harapannya dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak 2024, kesadaran masyarakat dalam menolak dan mencegah politik uang. 

"Tentunya kesadaran masyarakat dalam menolak dan mencegah politik uang semakin meningkat," tandas Heru.

Dalam akhir kegiatan, Bawaslu bersama warga memasang papan nama Desa Anti Politik Uang sebagai tanda telah dilaksanakan deklarasi.