<p>Desa di Purworejo Belum Teraliri Listrik Kini Bisa Dapatkan Lisdes</p>
Ekonomi

Desa di Purworejo Belum Teraliri Listrik Kini Bisa Dapatkan Lisdes

Purworejo, (purworejo.sorot.co)-Saat ini area yang terisolasi dan belum teraliri listrik di Kabupaten Purworejo sudah bisa mendapatkan manfaat fasilitas program Listrik Desa (Lisdes) dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Adanya program itu diinisiasi setelah melihat adanya area yang belum mendapat fasilitas listrik. Sehingga jika masih terdapat pemukiman yang belum teraliri listrik pihak desa tinggal mengusulkan dan nantinya akan diproses oleh pihak PLN.

"Saat ini beberapa daerah di Kabupaten Purworejo masih ada yang belum teraliri listrik. Maka dari itu, program listrik desa terus digalakkan agar semua wilayah di Purworejo bisa teraliri listrik. Ya, memang ada beberapa desa yang masih belum terjangkau listrik itu sudah kita fasilitasi dengan program Lisdes, salah satu contohnya yaitu di Desa Kemejing, Kecamatan Loano yang baru saja mendapat fasilitas itu," kata Manajer PLN ULP Purworejo Zesyar Erlinda saat ditemui di kantornya, Rabu (24/11/2021).

Lanjutnya dijelaskan Erlinda, beberapa program dari PLN termasuk Lisdes sempat terkendala akibat adanya pandemi Covid-19. Banyak program yang mundur akan tetapi tetap bisa terealisasi. 

"Ini kemarin pandemi program kami ikut terdampak ada yang realisasinya mundur juga, salah satunya Lisdes ini usulan tahun berapa, baru bisa kita realisasikan tahun ini, karena anggaran juga dari negara," jelasnya.

Lebih lanjut, dari sasaran program ini, adalah daerah terpencil atau terisolasi yang terdapat pemukiman namun belum mendapat fasilitas listrik dari PLN.

"Sasarannya adalah daerah yang saat ini belum teraliri listrik, misalnya ada salah satu desa jaringan kami belum sampai sana, sedangkan disitu ada beberapa rumah, kalau kita proses dengan mekanisme pasang baru tentu saja perhitungannya tidak masuk, maka kita fasilitasi dengan listrik desa," ungkapnya.

Menurutnya mekanisme dari pengusulan program Lisdes ini cukup mudah. Pihak desa tinggal mengusulkan ke PLN terdekat dan nantinya usulan tersebut akan segera diproses.

"Namun, realisasinya tergantung persetujuan dari pusat, tergantung nanti persetujuannya seperti apa, selama ada permohonan dan pengajuan kita pasti teruskan ke pusat," ujarnya.

Selain itu, dikatakan Erlinda, fasilitas yang didapat dalam program Lisdes ini, adalah fasilitas dari sisi jaringannya seperti tiang listrik, kabel dan yang lainnya. Syarat untuk mendapatkan program itu juga tidak ada minimal jumlah rumah atau pemasang listrik. Nantinya menurut Erlinda, pelanggan tinggal bayar pemasangan listriknya, misalnya pasang yang 450 VA (Volt Ampere) atau 900 VA.

"Ya tinggal bayar pemasangan itu, tidak ada minimalnya, tapi pada intinya tergantung persetujuan dari pusat, kemarin hanya 5 rumah pun juga kita fasilitasi. Sosialisasi untuk program Lisdes ini sudah dilakukan ke desa-desa yang ada di Purworejo. Desa desa tersebut juga sudah mengetahui mekanisme untuk pengusulan Lisdes. Sosialisai sudah dilakukan, soalnya ini juga sudah ada beberapa yang mengajukan, rata-rata sudah tahu mekanismenya," pungkasnya.