<p>Kabar Hilang Hanya Prank, Bocah SD Justru Diajak Jalan-jalan oleh Ayahnya</p>
Peristiwa

Kabar Hilang Hanya Prank, Bocah SD Justru Diajak Jalan-jalan oleh Ayahnya

Purworejo,(purworejo.sorot.co)-Viral dikabarkan hilang selama beberapa hari dan menjadi pencarian baik oleh petugas kepolisian, relawan dan masyarakat, Anindita Aulia Hafiizah (Dita), bocah umur 10 tahun warga Padukuhan Sitanjung, Kelurahan Pangenjurutengah, Kecamatan Purworejo, ternyata dibawa pergi jalan-jalan oleh ayah kandungnya sendiri yaitu Joko Wibowo di kota Purworejo hingga sampai Yogyakarta.

Bahkan kabar tersebut membuat gaduh masyarakat Purworejo, terlebih banyaknya informasi di media sosial (medsos) yang simpang siur hingga informasi hoax juga bermunculan.

Dengan diketahui bahwa tidak hilang, setelah anak tersebut kembali ke rumah bersama ayahnya, dan dilakukan penyelidikan oleh petugas Polsek Kota Purworejo, yang ternyata hilangnya anak tersebut hanyalah prank yang dibuat oleh ayahnya sendiri.

Sesuai kabar yang beredar, Dita secara viral dikabarkan hilang, Senin (10/01/2022) petang dan kembali ke rumah bersama ayahnya bernama Joko Wibowo, Rabu (12/01/2022) malam.

"Iya prank istri saya, nginepnya di pinggiran atau digubug gak tentu," kata Joko, Kamis (13/01/2022).

Diungkapkan, dalam pelariannya meninggalkan rumah tersebut Joko mengaku bohong dengan membuat narasi anaknya ditemukan di Gunung Kawi Jawa Timur untuk mendramatisir keadaan.  

Selain itu, Joko juga sempat menelepon keluarganya di sebuah gubug di wilayah Kabupaten Purworejo namun mengaku tempat tersebut berada di Gunung Kawi. Ia juga sempat mengirimkan foto anaknya dan mengaku telah menemukan anaknya, padahal foto tersebut diambil di sebuah tempat makan di wilayah Yogyakarta.

"Menginap di gubug daerah Purworejo, kalau makan di Jogja dengan sepeda motor," kata Joko, Kamis (13/01/2022).

Selanjutnya, setelah mendapat penyelidikan petugas akhirnya Joko memberikan klarifikasi serta meminta maaf kepada masyarakat yang sempat gaduh atas hilangnya anaknya tersebut.

"Kepada warga Purworejo, khususnya warga Pangenjurutengah bahwa berita atas nama Anindita Aulia Hafiizah tidak benar bahwa sebetulnya anak tersebut saya bawa tanpa berpamitan sama ibunya," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Purworejo, AKP Joko Nurwanto, menjelaskan, petugas telah mengklarifikasi yang sebenarnya terjadi atas viralnya kabar anak hilang di Purworejo, yang ternyata tidak hilang.

"Yang pada intinya anak itu tidak hilang tapi dibawa oleh bapaknya, nah hal-hal ini membuat pelajaran bagi kita semua, dengan telah diekspos, sudah masuk dalam koran ataupun media sosial sehingga masyarakat sekitar menjadi resah, pengalaman ini jangan sampai terulang lagi," katanya.

Lanjutnya, diungkapkan, Polsek Kota Purworejo tidak mendapatkan laporan kehilangan tapi dengan adanya informasi yang viral itu Polsek Kota Purworejo dengan melibatkan anggota, reserse, babinkamtibmas, koramil, semuanya terjun dilapangan guna melakukan pencarian.

"Ini lidik punya lidik ternyata dibawa bapak kandungnya tanpa sepengetahuan istri, sehingga terjadilah miss, dan hari ini saya meminta keharmonisan rumah tangga untuk dijaga, ribut dalam rumah tangga itu biasa tapi harus ada batasanya. Tetap ini dalam pemantauan kita, maka Joko yang membuat gaduh maka Joko juga yang harus meminta maaf didepan masyarakat, keluarga dan saudara supaya bisa menjadikan kehidupan yang lebih baik," tandasnya.