Lantik Kades Kroyo Lor, Bupati Tekankan Tak Boleh ada Penyimpangan Dana Desa dan Pungli
Pemerintahan

Lantik Kades Kroyo Lor, Bupati Tekankan Tak Boleh ada Penyimpangan Dana Desa dan Pungli

Kemiri,(purworejo.sorot.co)-Bupati Purworejo, Agus Bastian mengambil sumpah janji dan melantik Sugiyanto sebagai Kepala Desa Antar Waktu di Desa Kroyo Lor, Kecamatan Kemiri, bertempat di kantor desa setempat, Rabu (11/05/2022). Pelantikan Sugiyanto tersebut karena menggantikan Budi Purwanto yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Sekda Purworejo Said Romadhon, Anggota DPRD kabupaten Purworejo, Kepala DPPPAPMD, unsur Satpol PP Damkar, Inspektorat, Kabag Hukum, Kabag Prokopim, Forkompimcam Kemiri serta unsur terkait lainnya.

Bupati mengatakan, bahwa kepala desa mempunyai kedudukan sebagai pimpinan pemerintah desa yang memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa. Dalam kedudukannya itu dibantu oleh perangkat desa dan bertanggungjawab kepada masyarakat desa melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dijelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 12 Tahun 2015 tentang pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa antara lain menyebutkan bahwa dalam hal kepala desa berhenti dan sisa masa jabatannya lebih dari satu tahun, dipilih kepala desa antar waktu melalui musyawarah desa.

"Dengan dasar ini, maka Desa Kroyo Lor melaksanakan pilkades antar waktu yang pelaksanaannya telah berjalan dengan lancar," katanya disela-sela pelantikan.

Ditegaskan Bupati, kepala desa terlantik diminta segera menyesuaikan diri terkait dengan tugas tugas dan kewenangannya dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Terlebih kepala desa juga menghadapi tantangan yang sangat berat, terutama terkait pengelolaan alokasi dana desa yang cukup besar, yang harus disikapi secara bijaksana. 

"Untuk itu saya tekankan agar kepala desa selalu bekerja sesuai regulasi, tidak melakukan penyimpangan dana desa, tidak melakukan pungli maupun gratifikasi, serta tidak melakukan tindakan apapun yang melanggar hukum dan norma," pungkasnya.