Putung Rokok Diduga Penyebab Kantor Pemkab Purworejo Alami Kebakaran
Peristiwa

Putung Rokok Diduga Penyebab Kantor Pemkab Purworejo Alami Kebakaran

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Kejadian kebakaran kecil yang terjadi di sisi barat lantai 3 gedung Badan Pengelolaan Kekayaan dan Pendapatan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo yang berlokasi di komplek Sekretariat Daerah (Setda) atau Komplek Kantor Bupati Purworejo tidak berdampak pada aktivitas kerja BPKPAD maupun Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP). Diduga penyebab kebakaran karena putung rokok yang masih menyala.

Kepala BPKPAD Agus Ari Setiyadi menjelaskan, bahwa kejadian kebakaran kecil tersebut bukan pada gedungnya, tapi hanya pada sisi barat atau tangga naik menuju lantai 3. Untuk diketahui gedung lantai 3 digunakan sebagai kantor sementara Dinas PMPTSP. Sedangkan lantai 1 dan 2 digunakan BPKPAD.

"Kejadiannya tadi pagi Kamis (01/06) sekitar pukul 09.15 WIB. Saat terlihat ada asap, dengan sigap kami melakukan tindakan darurat dengan mengevakuasi teman-teman keluar ruangan, memadamkan listrik, dan menyemprot dengan Alat Pemadaman Api Ringan (Apar) sebanyak 2 tabung. Alhamdulilah langsung padam," kata Agus Ari.

Dijelaskan Agus Ari, kebakaran kecil masih membuat kantor BPKPAD dan PMPTSP aman, sehingga tetap beraktivitas normal.  

"Namun dalam kejadian ini kami tetap melalui prosedur yakni melaporkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) serta Kepolisian Purworejo, untuk dilakukan pendinginan lokasi serta mengetahui penyebabnya. Dinyatakan aman terkendali pada pukul 10.00 WIB, dan berdasar keterangan polisi penyebabnya puntung rokok yang membakar kertas, jadi bukan karena arus pendek listrik," jelas Agus ditemui diruang kerjanya.

Dikatakan, pada sisi kebakaran tersebut terdapat 2 kursi panjang yang tercatat merupakan aset Dinas PTMPTSP. Walaupun itu sebenarnya bukan tempat istirahat melainkan tangga yang menghubungkan antar lantai di gedung ini tetapi ditempatkan 2 kursi dan ada dos sampah.

"Karena tempat sampah berbahan dos kertas, sehingga memicu terjadinya kebakaran ketika ada yang membuang puntung rokok yang masih nyala," ungkapnya.

Agus Ari menambahkan, kerusakan terjadi pada 2 kursi dan kusen jendela. Sedangkan dokumen apapun tidak ada, karena bukan ruangan. Untuk pelayanan dan aktivitas pekerjaan tidak terganggu, semua berjalan normal. Tindakan selanjutnya perbaikan kusen dan kaca pada jendela juga dilakukan pengecatan pada dinding gedung.

"Saya tidak ingin mencari kambing hitam dari kejadian ini, yang penting ambil hikmahnya dan jadikan pengalaman yang berharga agar tidak terulang. Kita dalam bekerja apapun harus berhati-hati dan harus waspada," ujar Agus Ari.

Sementara itu, hal sama juga ditegaskan Kepala Dinas PTMPTS Agung Wibowo, bahwa tidak ada kebakaran gedung, yang ada hanya kursi yang terbakar. Itupun, kata dia, kursi yang sudah tidak terpakai oleh pihaknya yang kebetulan ditempatkan di dekat tangga pintu masuk lantai 3 gedung BPKPAD.

"Dikarenakan tempat kejadian yang sempit juga material yang terbakar adalah busa dan kulit maka asap yang ditimbulkan tebal," tuturnya.