Anak-anak Lebih Dekat Dengan Gawai, Wabup: Minimalisir Dampak Internet Dengan Pendidikan
Sosial

Anak-anak Lebih Dekat Dengan Gawai, Wabup: Minimalisir Dampak Internet Dengan Pendidikan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)-Salah satu cara untuk meminimalisir dampak negatif teknologi informasi adalah melalui pendidikan, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, dan terutama di lingkungan keluarga. Pasalnya, era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, telah membawa berbagai implikasi yang positif maupun negatif.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati, Yuli Hastuti dalam kegiatan bertema Digital Parenting di Yayasan Pendidikan Prasetya Bangsa Sucenjurutengah, Purworejo, Minggu (26/06/2022).

Dalam acara tersebut hadiri Tina Afiatin selaku narasumber, Perwakilan Komisi IV DPRD Purworejo Reko Budiyono, Founder Yayasan Prasetya Bangsa Dwi Susi Herawati dan para wali siswa serta peserta webinar.

"Dampak positif itu antara lain berupa kemudahan dalam memperoleh akses informasi, sehingga bisa menambah wawasan dan pengetahuan," kata Wabup.

Namun di sisi lain, lanjut Yuli Hastuti, muncul transparansi informasi maupun infiltrasi budaya asing yang seringkali tidak sesuai dengan budaya bangsa maupun ajaran agama, yang dengan mudahnya masuk ke dalam masyarakat. Bahkan anak-anak di bawah umur sekalipun, dapat dengan mudah mengakses segala hal di internet hanya dengan menggunakan gawai. 

"Melihat kenyataan anak-anak kita yang lebih sering bermain dengan gawai daripada melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat, saya sebagai orang yang dituakan di Kabupaten Purworejo seringkali merasa sedih. Karena sedikit banyak kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak," ungkapnya.

Sementara itu, Dwi Susi Herawati mengatakan, bahwa tujuan acara tersebut tidak lain untuk memberikan psikoedukasi kepada masyarakat tentang pentingnya digital parenting dalam menanggapi kegiatan anak di dunia siber. Selain itu juga memberikan tips-tips dan kiat-kiat yang preventif untuk menambah wawasan keluarga agar terlindungi dari risiko internet.

"Prasetiya Bangsa Islamic School (Praba) yang lahir dari semangat untuk memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan, membuka diri untuk turut memberikan bekal dan arah kehidupan yang lebih baik bagi masa depan generasi Bangsa. Bagi Praba, dunia pendidikan kita harus mampu menjadi benteng kokoh yang akan menjaga generasi bangsa. Praba InsyaAllah hadir untuk berkontribusi mewujudkan mimpi itu," tandasnya.

Temukan dan langganan berita lainnya di Google News, Sorot Purworejo.