Nasib Ribuan Guru Honorer di Purworejo Perlu Diperjuangkan
Pendidikan

Nasib Ribuan Guru Honorer di Purworejo Perlu Diperjuangkan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)–Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan menghapus tenaga honorer di pemerintahan, termasuk lembaga pendidikan mulai 2023. Hal ini menjadi perhatian sensiri bagi PGRI Jawa Tengah, pasalnya jumlah tenaga pendidik honorer khususnya di Purworejo cukup banyak.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Muhdi saat acara Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Purworejo Tahun 2022, Minggu (26/06/2022) yang digelar di Kantor PGRI Purworejo. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH, Kepala Dindikbud Wasit Diono SSos, Ketua PGRI Purworejo Irianto Gunawan SPd, para pengurus serta pimpinan cabang PGRI Kecamatan Se Kabupaten Purworejo.

Dalam sambutannya Muhdi menyoroti nasib guru honorer. Menurutnya, guru honorer dengan usia muda dan melek teknologi adalah penyelamat pendidikan saat ini, khususnya di masa pandemi beberapa tahun terakhir.

Ia mengatakan tugas  guru honorer tidak hanya mengajar kepada muridnya tapi juga mengajari ke sesama guru. Karena di masa pandemi hanya 17 persen pendidik yang siap mengajar dengan sistem daring.

Namun disayangkan, para guru honorer yang usianya di bawah 35 tahun itu belum mempunyai status yang jelas sehingga harus terus diperjuangkan oleh kita bersama,” ungkapnya.

Dikatakan, di Provinsi Jawa Tengah ada sekitar 120 ribu guru honorer yang harus diperjuangkan. Terbanyak berada di Kabupaten Cilacap sekitar 5 ribu orang sedangkan di Kabupaten Purworejo ada sekitar 2.400 orang. Ia berharap kedepan nasib guru honorer ini dapat lebih diperhatikan dan menjadi prioritas agar mengingat pentingnya tugas dan peran mereka dalam dunia pendidikan. 

Ini adalah pekerjaan rumah bagi PGRI dan pemerintah tentunya,” kata Muhdi.

Sementara itu, Wabup Yuli Hastuti mengatakan bahwa di masa sekarang ini harus diakui bahwa beban tugas guru semakin berat. Guru menjadi salah satu komponen terpenting yang bertanggung jawab mengantarkan anak didik untuk mencapai kedewasaan sebagai calon pemimpin bangsa pada semua bidang kehidupan.

PGRI mempunyai peran yang krusial dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memajukan dunia pendidikan. PGRI juga berperan memperjuangkan serta melindungi hak dan martabat guru khususnya dalam aspek profesi dan kesejahteraannya,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, bidang pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Purworejo yang telah tertuang dalam RPJMD 2021-2026. Sehingga dukungan PGRI sangat diharapkan dalam pembangunan pendidikan.

Saya mengapresiasi PGRI yang terus berinovasi dalam membuat program kerja dan terobosan, bersinergi dengan Pemerintah untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan kita,” ungkapnya.

 

 

Temukan dan langganan berita lainnya di Google News, Sorot Purworejo.