Kaliurip Pawai Taaruf Sekaligus Pelantikan Ranting dan MWC NU Kaligesing
Peristiwa

Kaliurip Pawai Taaruf Sekaligus Pelantikan Ranting dan MWC NU Kaligesing

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Dalam memperingati Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah, Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo melantik pengurus Ranting NU Desa Kaliurip, Kecamatan Bener, periode 2022-2027 di Balai Desa setempat, Sabtu (30/07/2022) sore. Pelantikan itu dilaksanakan berbarengan dengan pengajian dan pertemuan rutin MWC NU Kecamatan Bener di Desa Kaliurip.

Hadir dan melantik secara langsung, Ketua PC NU Kabupaten Purworejo, KH Farid Sholichin. Sebelum pelantikan, diiringi group Marching Band SMK Ma'arif NU Bener dan grup Marching Band Banser NU Ranting Sidomulyo, Salaman, Magelang, pengurus Ranting NU Desa Kaliurip menggelar pawai taaruf dengan start dari perempatan Kaliboto menuju Balai Desa Kaliurip.

Dalam pelantikan itu juga diisi santunan anak yatim dan sebagai puncak acara diisi dengan pengajian akbar yang disampaikan oleh Romo KH. Ahmad Chalwani Nawawi, Pengasuh Ponpes An Nawawi Berjan sekaligus Wakil Syuriah PWNU Jawa Tengah.

Turut hadir dalam acara tersebut KH. Muh Barzachi Yusuf, KH. Abdul Halim, KH. Rofiq Chusnudin, Kyai Muhammad Fadhil selaku Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziah MWC NU Bener, jajaran Forkomincam serta para ulama dan kyai dari Ranting NU se Kecamatan Bener serta warga masyarakat Desa Kaliurip.

Yang dilantik ada 69 personil pengurus Ranting NU Desa Kaliurip, kata ketua panitia sekaligus Ketua Tanfidziyah Ranting NU Desa Kaliurip, Gus Emha Saeful Mujab saat ditemui usai pelantikan.

Disampaikan, pelantikan Pengurus Ranting NU di Desa Kaliurip, baru pertama kali ini dilakukan, bukan berarti tidak ada pengurusnya, namun pelantikan baru dilaksanakan kali ini. 

Pengurus ditingkat Ranting itukan tujuanya adalah menjaga, yaitu menjaga akidah umat dan ini menjadi terget dari pengurus ranting NU Desa Kaliurip, akan menjaga masyarakat dan umat agar tetap mengikuti akidah ahlusunnah waljamaah,” ungkapnya.

Dijelaskan tokoh muda yang akrab disapa Gus Ipul ini, penjagaan itu sangat perlu dilakukan oleh ranting karena NU disamping merupakan pengawalan ideologi ibadah sekaligus juga merupakan bentuk benteng kebangsaan NKRI.

Bukan saja mengawal nilai- nilai keagamaan namun juga mengawal nilai- nilai kebangsaan, ini menjadi penting karena ditengah- tengah maraknya aliran- aliran yang tidak sehaluan dengan pancasila dan UUD 45,” jelasnya.

Gus Ipul berharap kedepan akan mentargetkan setelah pelantikan pengurus ranting itu dilakukan dalam waktu dekat akan membentuk kepengurusan anak ranting, yaitu dimasing- masing RT, yang terdiri atas 12 RT dan 3 RW di Desa Kaliurip. 

Saya berharap ini bisa menjadi gerakan keagaan, gerakan moral, gerakan sosial, gerakan kebangsaan dan lain sebagainya,” tandasnya.

Sementara itu, MWC NU bersama Forkompincam Kecamatan Kaligesing memperingati tahun baru Islam dengan mengadakan kegiatan santunan kepada ratusan anak yatim-piatu yang berada di wilayah Kecamatan Kaligesing. 

Selain itu, juga diadakan pengajian khusus oleh Instruktur PWNU Jateng KH. DR. Mahsun Mahfudz yang diikuti banom-banom NU, serta di hadiri ketua DPRD kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiabudi.

Sekretaris MWC NU Kaligesing, Untung Setiyono mengatakan, bahwa dalam memperingati tahun baru hijriyah diselenggarakan dengan tema sederhana tapi bermakna, karena masih ditengah pandemi covid namun tidak mengurangi Istiqomah menjalankan proker rutin, yakni sebagai bentuk penegasan berkhidmat melayani umat.

Untuk santunan anak yatim-piatu ada 106 anak. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia dan tentunya kepada segenap donatur dari semua pihak yang telah mensupport acara ini sehingga berjalan lancar dan semoga bermanfaat,” pungkasnya.