Makanan Bergizi Tidak Harus Mahal, Inovasi Ibu-ibu PKK Ciptakan Menu B2SA untuk Cegah Stunting
Sosial

Makanan Bergizi Tidak Harus Mahal, Inovasi Ibu-ibu PKK Ciptakan Menu B2SA untuk Cegah Stunting

Purworejo,(purworejo.sorot.co)–Ibu-ibu perwakilan 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo ikuti lomba cipta menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Mereka berkreasi mencipta beragam menu bergizi yang aman dikonsumsi.

Berbagai menu dan olahan menarik disajikan dalam lomba yang di gelar di Pendopo Purworejo tersebut. Rata-rata makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap yakni, karbohidrat, lauk hewani, lauk nabati, sayur, dan buah lengkap tersaji.

Ketua TP PKK, Fatimah Verena Prihastyari mengungkapkan, mengkonsumsi menu B2SA harus dimulai dari lingkup keluarga. Dari keluarga nanti kemudian merambah kepada masyarakat. Beragam manfaat diperoleh, salah satunya menu B2SA ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah stunting.

Lebih lanjut, Fatimah mengatakan, kegiatan lomba cipta menu B2SA merupakan tindak lanjut dari gerakan percepatan keanekaragaman konsumsi pangan, yang harus diperkuat dengan potensi pangan lokal. Memanfaatkan pangan yang ada di sekitar, artinya B2SA tidak harus berbiaya mahal.

"Melalui pengembangan potensi pangan lokal, kita PKK mendukung program pemerintah untuk dapat meningkatkan ketahanan dan keamanan pangan guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat. Diharapkan, PKK ditingkat kecamatan desa kelurahan agar terus menggerakkan masyarakat dalam pemenuhan B2SA," harap Fatimah, Senin (1/8).

Ketua penyelengara, Rahyuning Ruswarjito dalam laporannya menjelaskan, lomba diikuti dari TP PKK 16 kecamatan, dengan tema lomba yakni 'Ayo Konsumsi Menu Sehat Cegah Stunting'.  

"Tujuan lomba meningkatkan pemahaman masyarakat atas pentingnya konsumsi pangan B2SA untuk meningkatkan kualitas hidupnya, membangun budaya keluarga dan masyarakat untuk mengonsumsi aneka menu makanan lain melalui pemanfaatan hasil pekarangan, dan mengangkat citra makanan khas daerah agar dapat digemari dan mampu bersaing dengan makanan modern," paparnya.

Lomba yang berlangsung sehari tersebut, ditentukan 6 juara dan yang meraih juara I yakni Kecamatan Purwodadi, juara II Kecamatan Bagelen, dan juara III Kecamatan Purworejo.

"Untuk juara harapan I diraih Kecamatan Loano, juara harapan II Banyuurip, dan juara harapan III Kecamatan Bener," tandasnya.