Petani Khawatir Harga Sapi Anjlok Akibat LSD
Peristiwa

Petani Khawatir Harga Sapi Anjlok Akibat LSD

Purwodadi, (purworejo.sorot.co)--Para Petani di Kabupaten Purworejo merasa khawatir harga sapi anjlok akibat merebaknya virus Lumpy Skin Disease (LSD) di daerah tersebut.

Triyono, petani di Desa Karangmulyo, Kecamatan Purwodadi, Purworejo mengaku sudah sekitar tiga pekan sapinya terjangkit penyakit yang menyerang kulit. Kondisi sapinya kini mengalami luka-luka akibat tertular virus.

Ada dua ekor sapi saya yang kena LSD. Sudah sekitar tiga minggu sejak 9 Januari,” kata Triyono seraya mengobati luka pada sapinya.

Menurut dia, penularan virus ini dari kandang satu ke kandang yang lain cukup cepat. Ia khawatir penyebaran virus ini berdampak pada harga sapi. 

Jelas kami petani khawatir kalau penyebaran virus ini berlangsung lama. Harga sapi pasti jatuh, sama seperti kasus PMK dulu,” kata dia lagi.

Hal senada dikatakan Suwarto, petani lain di desa tersebut. Sapinya sudah dua ekor terjangkit LSD, bahkan saat ini dua sapinya yang lain pun sudah mulai mengalami gejala awal.

Ia bersyukur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bergerak cepat menerjunkan tim kesehatan untuk melakukan penanganan. Hal itu sangat membantu petani dalam penanganan ternaknya.

Mudah-mudahan bisa segera tertangani sehingga tidak berlangsung lama dan berdampak serius terhadap harga jual,” ujarnya.

Paramedis  dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo, Hasan Sujatmoko mengemukakan penyebaran virus LSD ini sangat mudah, bahkan lebih mudah dibanding PMK. Ia memperkirakan saat ini sudah ratusan ekor sapi di Purworejo terjangkit LSD.

Penyebaran sangat mudah dan cenderung cepat. Kalau PMK bisa dilokalisir, tapi kalau ini upaya lokalisir tidak efektif karena penyebarannya bisa lewat lalat dan nyamuk,” ungkapnya.

Dalam proses penanganan, lanjut Hasan, selain melakukan pengobatan, dinas juga terus melakukan edukasi terhadap petani. Diharapkan upaya ini dapat mengurangi penularan virus.

Untuk pengobatan kita suntikkan obat anti radang, antibiotik, anti parasit sama vitamin. Kuncinya daya tahan tubuh sapi, usahakan kandang selalu bersih dan cegah supaya lalat dan nyamuk berkurang di kandang,” katanya.

Selain obat ia pun menyarankan para petani rutin memberikan jamu. Manfaat jamu sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan nafsu makan. (toyib).