Gombrang, Tradisi Turun Temurun Jelang Ramadhan
Budaya

Gombrang, Tradisi Turun Temurun Jelang Ramadhan

Kemiri,(purworejo.sorot.co)-- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi, sejumlah desa di Kabupaten Purworejo memiliki tradisi yang wajib dilakukan.

Salah satunya adalah tradisi Gombrang bagi masyarakat Purworejo rutin digelar menjelang Ramadhan tiba.

Tradisi Gombrang merupakan istilah kegiatan membersihkan pekarangan makam atau kuburan kemudian dilanjutkan dengan doa mendoakan keluarga yang sudah meninggal. Kegiatan ini sekaligus memperkokoh rasa gotong royong warga setempat.

Warga setempat biasanya memangkas ranting-ranting pohon yang sudah rindang, membersihkan rumput hingga membakar rumput yang sudah dibersihkan disekitar makam.

Tradisi turun-temurun sejak dahulu tersebut kemungkinan memiliki nama yang berbeda di desa lainnya.

Akan tetapi bagi masyarakat Kerep, Kecamatan Kemiri istilah Gombrang sudah dikenal sejak zaman dahulu kala.

"Di sini memang sudah sejak zaman nenek moyang kita namanya itu Gombrang, jadi belum ada istilah yang baru," papar Nanik, warga desa setempat kepada sorot.co, Minggu (12/3/2023).

Gombrang biasanya digelar sepuluh hari sebelum Ramadan tiba, biasanya para kaum akan mengumumkan pelaksanaan tradisi bersih-bersih makam itu. 

"Persiapannya itu pamong desa setempat memberitahukan nanti kalau hari ini itu semuanya disuruh untuk Gombrang bersama," kata Nanik.

Sebelum melaksanakan Gombrang, warga pada umumnya diminta untuk membawa peralatan bebersih seperti cangkul dan atau sabit.

"Dan jangan lupa membawa peralatan kalau biasanya itu bawa cangkul, sabit dan sebagainya," imbuh dia lagi.

Menurutnya tradisi ini untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga desa. Dia berharap tradisi luhur ini tetep dipertahankan hingga anak cucu kelak. (Cahyo)

Temukan dan langganan berita lainnya di Google News, Sorot Purworejo.