Rekruitmen PPPK Guru di Purworejo Dibagi Dua Kategori, SD Paling Banyak
Pemerintahan

Rekruitmen PPPK Guru di Purworejo Dibagi Dua Kategori, SD Paling Banyak

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru di Kabupaten Purworejo tahun 2023 dibagi dalam dua kategori. Data pokok pendidikan (Dapodik) menjadi syarat utama dalam penerimaan ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo, Wasit Diono mengatakan pada penerimaan PPPK guru tahun ini Purworejo mendapat jatah sebanyak 708. Formasi dibuka sesuai jumlah sekolah yang membutuhkan penambahan guru.

"Untuk PPPK guru di Purworejo, formasi dibuka untuk guru TK, SD dan SMP. Jumlah untuk masing-masing satuan pendidikan saya tidak hafal, yang jelas SD yang paling banyak dapat jatah," kata Wasit, Kamis (21/9/2023).

Pada tahun 2023 rekruitmen PPPK di daerah ini dibagi menjadi dua kategori yakni formasi umum dan khusus. Kategori Khusus diperuntukan bagi peserta yang sudah pernah mendaftar pada penerimaan PPPK tahun lalu dengan nilai diatas grade. Selain itu, mereka sudah masuk daftar Dapodik sekolah minimal 3 tahun 

"Sedangkan untuk kategori umum, adalah mereka yang belum pernah mendaftar PPPK, yang penting masuk dalam Dapodik," imbuhnya.

Ia berpesan, bahwa untuk jadi ASN/PPPK memerlukan perjuangan. Ada diantara mereka yang harus menunggu kesempatan hingga tiga bahkan lima tahun. Setelah diterima dan mendapat SK mereka akan memperoleh gaji cukup besar dan tak kalah dari PNS. Hal itu agar dimanfaatkan secara baik serta dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai aturan.

Ia juga mengemukakan bahwa, setelah diterima dan dilantik sebagai PPPK merek tidak diperkenankan mengajukan pindah/mutasi. Mengingat formasi ini dibuka dengan menyesuaikan kebutuhan sekolah baik TK, SD, maupun SMP.

"Jika terpaksa pindah, maka dia dianggap resign dan harus kembali mendaftar jika ingin menjadi PPPK pada formasi berikutnya," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, rekruitmen PPPK tahun 2023 telah dibuka sejak 17 September lalu dan tahap pendaftaran akan ditutup pada 3 Oktober mendatang. Secara keseluruhan, Purworejo tahun ini mendapat jatah sebanyak 1.563 formasi. Masing-masing untuk tenaga pengajar atau guru sebanyak 708 orang, tenaga kesehatan atau Nakes 775 serta tenaga teknis lainya sebanyak 80 orang.

Temukan dan langganan berita lainnya di Google News, Sorot Purworejo.