Enam Warga Purworejo Ikut Program Transmigrasi ke Kalimantan
Pemerintahan

Enam Warga Purworejo Ikut Program Transmigrasi ke Kalimantan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)-- Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja telah mengirimkan enam warga dari Kabupaten Purworejo untuk mengikuti program transmigrasi ke Provinsi Kalimantan Tengah.

Adapun, transmigran yang diberangkatkan tersebut adalah warga Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, atas nama keluarga Septian Dimas dan istrinya. Lalu, warga Desa Sumorejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, atas nama Rudi Ardiatma beserta istri dan kedua anak.

Pelepasan seremonial dilakukan di Kantor Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo dan dihadiri oleh Kepala Dinas setempat, Hadi Pranoto, sebelum mereka berangkat bersama warga dari daerah lain menuju Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Rabu, (29/12/2023).

Menurut Veny Yudhi Apriyani, Kepala Bidang Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kabupaten Purworejo, tujuan program ini adalah mengentaskan kemiskinan para transmigran, memberikan modal usaha, dan mendorong mereka untuk menetap di daerah tujuan.

"Hingga saat ini, Kabupaten Purworejo telah mengirimkan 10 kepala keluarga sejak 2019, dengan dua kuota untuk tahun 2023 ke Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah," ucapnya, Senin (4/12/2023).

Veny berharap para transmigran dapat memulai hidup baru yang lebih baik dan mempererat persaudaraan serta persatuan Indonesia di tempat tujuan. Program ini tetap berlanjut setiap tahun karena mendapatkan kuota dari pemerintah pusat, dan peminatnya masih ada, terutama dari generasi muda. 

Peserta transmigrasi tahun ini dari Kabupaten Purworejo mendapatkan uang saku Rp5 juta per KK, serta bantuan benih jagung dan kacang panjang senilai Rp2 juta.

Sebelum berangkat, mereka menjalani berbagai pelatihan seperti pertanian, pertukangan, kelistrikan, dan pengolahan makanan untuk usaha sampingan.

"Tahun ini yang lolos seleksi masih muda semua. Kemarin ada 10 KK yang ikut seleksi dan lolos 2 KK karena kuota terbatas. Untuk generasi muda tidak perlu pesimis, jika ingin merubah masa depan agar semakin cerah bisa ikut program transmigrasi," ujar Veny.

"Ketentuan peserta transmigrasi adalah menggarap lahan. Nanti di sana mereka akan mendapatkan lahan pekarangan 0,25 hektar dengan kondisi siap olah, lahan usaha sebesar 0,7 hektar, lahan usaha dua sebesar 1,06 hektar, rancang kapling sudah siap, dan rumah permanen layak huni. Fasilitas tersebut nantinya akan diberikan jadi hak milik setelah menetap 5 tahun," tandasnya.

Temukan dan langganan berita lainnya di Google News, Sorot Purworejo.