Banding Diterima, Muhamad Abdullah Bebas Dari Kurungan Penjara
Hukum & Kriminal

Banding Diterima, Muhamad Abdullah Bebas Dari Kurungan Penjara

Purworejo, (purworejo.sorot.co)-Muhamad Abdullah calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Purworejo dari Dapil VI (Bener,Loano,Gebang) yang terlibat dalam kasus pidana pemilu, akhirnya lolos dari jeratan pidana kurungan penjara.

Kasus Abdullah beberapa waktu lalu yang sempat membuat heboh dan sangat santer di bicarakan masyarakat baik di kalangan bawah sampai kalangan elit di Purworejo itu, kini sudah menemukan titik terang secara hukum.

Diketahui bahwa dalam putusan pidana pemilu yang disidangkan di Pengadilan Negeri Purworejo calon legislatif tersebut di putuskan bersalah dan di jatuhkan hukuman kurungan 3 bulan penjara dan denda 6 juta rupiah, kemudian atas keputusan tersebut Abdullah tidak terima kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Semarang.

Permohonan banding yang diajukan akhirnya diterima, sehingga merubah keputusan Pengadilan Negeri Purworejo No 6/PID.Sus/2024/pn Purworejo, yang semula menjatuhkan pidana kurungan penjara 3 bulan dan denda 6 juta menjadi pidana percobaan dan denda 12 juta rupiah, sehingga pidana kurungan penjara tersebut tidak perlu di jalani.

Hal tersebut tertuang putusan pengadilan tinggi Semarang nomer 108/Pidsus/2024/PT SMG dalam amar putusannya majelis hakim yang diketuai oleh Prim Fahrur Razi SH,MH. Dalam amar putusannya majelis hakim juga tidak memerintahkan Abdullah (Caleg) di coret dari calon legislatif.

Sementara itu, Muhamad Abdullah calon legislatif yang lolos dari kurungan pidana penjara menyampaikan rasa kurang puasnya. Pasalnya, menurut Abdullah dalam pertimbangan pengambilan putusan hakim mengakui bahwa, Abdullah harus menanggung resiko perbuatan yang di lakukan orang lain dan bukan dilakukan perbuatannya.

"Sebagai mana tertuang dalam amar putusan," kata Muhamad Abdullah dalam siaran persnya yang dikirim ke sorotpurworejo melalui aplikasi Whatshap, Kamis (08/02/2024).

Lanjutnya Abdullah menjelaskan, bahwa seandainya masih ada ruang mencari keadilan pihaknya tetap akan menempuh mencari keadilan. 

"Karena saya yakin jika hakim obyektif dalam melihat perkara ini saya akan bebas murni," tandas Abdullah.

Temukan dan langganan berita lainnya di Google News, Sorot Purworejo.