Kukuhkan Ketua Anyar Polosoro, Bupati Tekankan Netralitas ke Seluruh Kepala Desa
Pemerintahan

Kukuhkan Ketua Anyar Polosoro, Bupati Tekankan Netralitas ke Seluruh Kepala Desa

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Diberlakukannya Undang-Undang Desa sejak beberapa tahun terakhir bisa dibilang menjadi berkah sekaligus juga pekerjaan bagi jajaran pemerintahan desa. Para Kepala Desa di satu sisi, bisa dengan leluasa menggencarkan pembangunan tanpa ada lagi hambatan dana lantaran sudah adanya gelontoran Dana Desa yang besar dari pemerintah pusat. Namun demikian, hal semacam ini tentunya juga mengundang pekerjaan yang tidak ringan. Dengan aktifitas pembangunan yang begitu banyak, beban pemerintah desa pun juga semakin bertambah.

Agar proses pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat, satu hal yang pasti dibutuhkan adalah peningkatan sumber daya manusia dari para Kepala Desa maupun jajarannya. Di sinilah kemudian peran dari Paguyuban Kepala Desa/Kelurahan dan Perangkat Desa atau biasa disebut Paguyuban Polosoro menjadi sangat penting. 

"Saat ini yang dibutuhkan sebuah aparatur yang baik, sebab harus menyelenggarakan pemerintah desa tepat mutu, profesional dan akuntabel," kata Bupati Purworejo, Agus Bastian saat pengukuhan Dwi Darmawan sebagai Ketua Paguyuban di Pendopo Kabupaten, Kamis (26/05/2017) kemarin.

Lanjut Bupati, Desa menjadi prioritas Pemkab Purworejo di masa kepemimpinannya. Peran desa menjadi sangat krusial dan strategis dalam pengembangan Kabupaten Purworejo. Ia mempunyai misi menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai bidang. Kondisi ini selaras dengan misi pusat tentang pemberdayaan desa.  

"Pesan saya agar Polosoro harus menjadi garda depan yang bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, Polosoro juga harus bisa ngemong tanpa memandang partai politik yang dipegang warga," ungkapnya.

Dikatakan, untuk anggota Polosoro harus tetap menjaga netralitas walaupun mereka juga memiliki hak politik yang sama. Ia tidak ingin di kemudian hari, justru anggota Polosoro menjadi ujung tombak partai politik sehingga mengesampingkan warganya.

"Saya yakin dengan netralitas yang dimiliki akan membuat bargaining position yang kuat bagi Polosoro dengan parpol manapun," ujarnya.

Sementara itu, ketua terpilih, Dwi Dharmawan mengatakan, ia siap menggemban tugas tambahannya dalam Polosoro. Program-program prioritas pembangunan pemerintahan saat ini akan didukung penuh.

"Kami berharap pak Bupati juga akan mendukung dan memberikan restu penuh kepada paguyuban ini. Guna meningkatkan peran yang lebih optimal kepada Polosoro," papar dia.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Polosoro sebelumnya, Budi Sunaryo menitipkan pesan bahwa Polosoro harus mampu menjadi rumah bagi para anggotanya. Dengan begitu, anggota Polosoro bisa menjadi satu keluarga yang utuh dan nantinya bisa saling membantu dalam segala hal.

"Paguyunan ini bisa menjadi jembatan aspirasi ke atas atau Pemkab sehingga semua bisa tertib," ungkapnya

Sementara, hal lainnya yang harus tetap dipegang, adalah menjauhkan politik praktis dalam paguyuban. Sebab mereka harus memegang statemen bahwa Poloroso itu tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana.

"Maka dari itu semua harus bersama dan harus mendukung ketua dan kepengurusan terpilih. Paguyuan ini non profit dan duduk di pengurus itu tidak ada bayarannya," pungkasnya.