Berdayakan Potensi, Bupati Perintahkan Semua Desa Punya BUMDes
Pemerintahan

Berdayakan Potensi, Bupati Perintahkan Semua Desa Punya BUMDes

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Bupati Purworejo, Agus Bastian menghimbau kepada desa-desa di Kabupaten Purworejo untuk dapat memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Keberadaan Bumdes tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BUMDes disebut Agus sebagai salah satu kunci bagi desa untuk mengembangkan potensi masing-masing dalam rangka menggenjot penerimaan desa. Dengan desa memiliki pendapatan sendiri, nantinya pembangunan desa bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Basis ekonomi tetap kita bangun dari pertanian. Namun dari sektor lain seperti pariwisata juga akan kita dorong karena potensi yang kita miliki sangat besar. Kami berharap agar relasi antara Pemdes dengan Pemkab dapat lebih sinergis sehingga potensi wisata yang ada di desa juga dapat dikembangkan untuk membantu menopang perekonomian masyarakat desa," katanya saat memberikan pengarahan terhadap pengurus Paguyuban Kepala Desa, Lurah dan Perangkat Desa se Kabupaten Purworejo (Polosoro) beberapa waktu lalu.

Di samping itu, pihaknya mengatakan desa-desa harus membuka diri dan membangun koneksi ke dunia luar dengan memanfaatkan teknologi informatika (TI). Pemanfaatan TI membuat nantinya akan mempermudah desa dalam membangun konektifitas dengan wilayah lainnya. Termasuk dalam hal ini adalah mengenai promosi dan pemasaran. 

"Saat ini kita sedang getol membangun smart city. Tentu ini juga harus diimbangi dari bawah dengan mewujudkan smart village," kata Bupati.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini jaringan TI sudah bukan lagi barang mahal. Seluruh perangkatnya dapat dijangkau dan memungkinkan untuk diaplikasikan di desa-desa sehingga desa juga harus dapat mengikuti perkembangan global.

"Ada banyak potensi desa yang belum begitu dikenal secara luas. Dengan smart village ini tentu akan mendorong tumbuhnya desa-desa pintar di Kabupaten Purworejo," katanya. 

Bupati menambahkan, smart Village akan memudahkan koneksi antara desa dengan kecamatan, kabupaten hingga pusat. Selain dari dunia luar, potensi apapun yang ada didesa dapat terpantau dengan baik oleh jenjang pemerintahan diatasnya hingga ke pusat.

"Kita juga akan mendorong one village one produk. Masing-masing desa harus memiliki produk unggulan yang dapat dijadikan branding desanya. Dalam konteks inilah smart village memiliki peranan yang sangat penting untuk membranding produk unggulan desa," tandasnya.