Mau Urus BPJS, Sekeluarga Malah Kecopetan di dalam Angkot
Hukum & Kriminal

Mau Urus BPJS, Sekeluarga Malah Kecopetan di dalam Angkot

Pituruh,(sorot.purworejo.co)--Nasib apes dialami Sukirno (36), warga Desa Somogede RT 02 RW 05, Kecamatan Pituruh. Ia bersama istri dan anaknya tergopoh-gopoh datang ke kantor polisi setelah kehilangan dompet yang berisi KTP dan sejumlah uang setelah menjadi korban kawanan pelaku copet di dalam angkutan kota (angkot) jurusan Kutoarjo - Purworejo, Senin, (5/2/2018) siang.

Menurut pengakuan korban, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu ia bersama istri dan anaknya hendak mengurus BPJS Ketenagakerjaan. Sesampainya di kantor BPJS ia hendak melakukan proses administrasi. Namun dompet yang berada di dalam tas istrinya sudah hilang.

"Tadi saya duduk di bangku samping bersebelahan dengan seorang laki-laki. Tak lama kemudian orang tersebut pindah ke bangku belakang disamping istri saya. Saya kira memang cuma cari bangku yang nyaman," ujar Sukirno saat ditemui di Polsek Pituruh.

Ia mengatakan, situasi di dalam angkot pada saat itu memang penuh penumpang sehingga agak berdesakan. Ia baru menyadari bila dompetnya hilang setelah ia hendak mengambil KTP dan uang untuk mengurus administrasi. 

Adapun barang di dalam dompet tersebut ialah dua buah KTP. Satu milik Sukirno dan satu Istrinya. Selain itu juga terdapat uang tunai senilai lebih dari Rp 500.000 hasil dari penjualan kelapa.

"Belum menghitung secara pasti jumlah uang yang ada di dompet. Yang jelas itu uang hasil jual kelapa senilai lebih dari Rp 500.000," lanjutnya.

Sukirno pun tidak mengetahui secara pasti laki-laki mencurigakan di sampingnya pada saat itu, karena memang kondisi angkot penuh. Namun menurutnya yang paling berpotensi ialah laki-laki tersebut, karena memang posisinya yang sangat dekat dengan istrinya.

"Saya lapor ke polisi mengenai kehilangan karena ada KTP milik saya dan istri. Kalau dompet dan uang saya sudah ikhlaskan. Karena kemungkinan besar juga tidak akan kembali," pungkasnya.