Nekat Kabur dan Bawa Motor Polisi, Seorang Jambret Tewas Usai Ditembak
Hukum & Kriminal

Nekat Kabur dan Bawa Motor Polisi, Seorang Jambret Tewas Usai Ditembak

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Akibat nekat melawan petugas, seorang jambret tewas setelah ditembak pada Minggu (10/03/2019) pagi. Pelaku yang mencoba kabur usai ditembah bahkan sempat kabur dengan membawa motor petugas hingga akhirnya jatuh tersungkur.

Pelaku diketahui bernama Syarifudin (22), warga Dusun Gondoriyo, Desa Winong Lor, Kecamatan Gebang, Purworejo. Sementara korbannya yakni Bayu Widiyanti (51), warga Kelurahan Kosambi, Kecamatan Kosambi, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Informasi yang berhasil dihimpun, aksi penjambretan terjadi di pinggir Jalan Tanjung Anom, Kecamatan Kutoarjo sekitar pukul 07.30 WIB. Korban yang tengah berdiri di tepi jalan sembari menggunakan ponselnya tiba-tiba dirampas oleh pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor AA 3958 UC dari arah utara. Sempat terjadi tarik ulur hingga akhirnya ponsel korban berhasil dirampas setelah korban dipukul oleh pelaku.

Jadi secara tiba-tiba pelaku dari arah utara langsung mengambil HP korban, walaupun korban sempat melawan, akhrinya pelaku berhasil merampas HP,” ujar  Kapolsek Kutoarjo, AKP Suwito saat dikonfirmasi, Minggu (10/03/2019) sore.

Merasa aksinya berhasil, pelaku pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motornya. Sayang, tak jauh dari lokasi penjambretan ada seorang polisi yang melintas sehingga langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan pelaku setelah melarikan diri sejauh 1 kilometer. 

Setelah dapat dihentikan, petugas yang dibantu warga berusaha menangkap pelaku. Namun pelaku berusaha melawan petugas walaupun tembakan peringatan sudah diberikan. Aksi nekat pelaku semakin menjadi ketika hendak merampas senjata milik petugas.

Karena pelaku terus melawan, akhirnya petugas melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki sebelah kanan pelaku, sambung Suwito.

Setelah dilumpuhkan, lanjut Kapolsek, bukannya menyerah, pelaku justru mengambil sepeda motor matic milik petugas dengan nopol AA 5741 SV dan berusaha kabur. Sayangnya, diduga karena kehabisan darah pelaku akhirnya roboh setelah kabur sejauh 1,5 km. Pelaku kemudian dilarikan petugas ke Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo.

Disana pelaku langsung mendapatkan perawatan medis namun akhirnya meninggal karena kemungkinan kehabisan darah, imbuhnya.

Di tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa ponsel milik korban, sepeda motor milik pelaku serta motor milik petugas yang sempat dibawa kabur pelaku. Selain itu, sebuah rompi polisi serta belasan HP yang ada di dalam tas pelaku yang diduga hasil rampasan juga turut disita sementara.

Untuk barang bukti yang kami amankan, kami duga belasan HP yang ada dalam tas merupakan hasil rampasan pelaku, tandasnya.