Jelang Ujian Nasional SMP, Ratusan Siswa dan Orang Tua Ikuti Doa Bersama
Pendidikan

Jelang Ujian Nasional SMP, Ratusan Siswa dan Orang Tua Ikuti Doa Bersama

Bagelen,(purworejo.sorot.co)--Ujian Nasional (UN) tingkat SMP tahun ini akan digelar pada 22 april 2019 mendatang. Untuk menghadapi UN, para siswa membutuhkan persiapan yang sangat matang agar hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal. Kesiapan menghadapi UN tidak hanya materi pelajaran yang akan diujikan, tetapi siswa juga harus mempersiapkan mental agar lebih percaya diri.

Guna memenuhi kebutuhan itu, SMP N 17 Purworejo yang terletak di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, menggelar kegiatan motivasi dan doa bersama. Kegiatan sebagai salah satu usaha sekolah membentuk kepribadian secara mental dan spiritual dalam rangka menghadapi UN. Kegiatan tak hanya diikuti oleh para siswa peserta ujian, namun juga menghadirkan orang tua masing-masing.

Kegiatan yang bertempat di Gor SMP setempat, Jumat (15/03/2019) itu, menghadirkan pemotivasi nasional asal Yogyakarta, Ustad Pujihartono atau yang akrab dipanggil kang Puji.

Ketua panitia kegiatan, Baroro Isnaini bersama menjelaskan, bentuk kegiatan yang diberikan kepada 222 siswa kelas 9 itu adalah training motivasi. Dalam motivasinya ustad memberikan tips agar sukses menghadapi UN.

"Tampak dari seluruh siswa antusias mengikuti setiap pesan yang disampaikan oleh Ustadz," katanya.

Dikatakannya, ustad Puji mengajak seluruh siswa untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam menghadapi ujian. 

"Mempunyai mimpi dan cita-cita adalah kunci untuk menjadi sukses, dan jangan lupa selalu meminta doa dari orangtua dan guru-guru," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMP N 17, Suratno menambahkan, setelah memberikan training motivasi, siswa diajak untuk bermuhasabah dan berdoa bersama agar dimudahkan dalam menghadapi UN. Siswa juga dipertemukan dengan masing masing orang tua, untuk meminta doa agar siswa bisa menjalani ujian nasional dengan hasil baik.

"Pada sesi muhasabah ini siswa terlihat menghayati dan merenungi setiap pesan yang dipimpin oleh ustadz Puji. Seluruh siswa juga terlihat menitikkan air matanya dan menangis dengan terisak merenungi," ujarnya.

Di sela motivasi, siswa bersama orang tua juga diberikan kesempatan untuk berinfaq untuk disampaikan kepada dhuafa dan anak yatim yang akan dilaksanakan pada awal bulan depan. Harapanya dengan infaq dan doa bersama itu, siswa diberikan kemudahan dan kesuksesan hidup bukan hanya untuk ujian nasional namun juga untuk meraih kesuksesan cita cita usai lulus sekolah nanti.