Sambut Libur Lebaran, Sejumlah Objek Wisata Siap Manjakan Pengunjung
Wisata

Sambut Libur Lebaran, Sejumlah Objek Wisata Siap Manjakan Pengunjung

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Memanjakan para pemudik maupun wisatawan saat libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Purworejo menyiapkan sejumlah objek wiasata kebanggan. Sejumlah objek-objek wisata yang dikelola swadaya masyarakat juga telah siap menjamu para wsiatawan berkunjung.

Dinparbud telah menyiapkan lima objek wisata yang dikelola Pemkab meliputi Pantai Jatimalang, Goa Seplawan, Geger Menjangan, Kolam Renang Artha Tirta, dan Museum Tosan Aji. Selain itu, masing-masing pengelola di objek wisata yang dikelola masyarakat juga telah melakukan berbagai persiapan serta ada juga yang menyiapkan event Lebaran.

Kesiapan lebaran, kami ada beberapa persiapan, yang jelas di semua objek wisata mempersiapkan diri untuk menghadapi Lebaran,” kata Kepala Dinparbud Purworejo, Agung Wibowo, dihubungi Selasa (4/6/2019).

Agung menyebut, setidaknya ada 10 destinasi wisata menggelar event Lebaran. Antara lain di Sikepel Desa Jati dan Puncak Sigendol Desa Giyombong berupa lengger, Curug Gunung Putri di Desa Cepedak menggelar penas musik dangdut, Desa Pucungroto menggelar kuda lumping dan dangdut, Desa Pagak menggelar dolalak, Desa Tlogoguwo menggelar incling, dan pertunjukan kuda lumping di Desa Kaliwungu, Pamriyan, Kaliurip, dan Gunung Ijo di Desa Durensari. 

Beberapa objek yang lain juga berkoordinasi untuk menyambut tamu-tamu pada saat Lebaran,” tuturnya.

Agung berharap, musim libur Lebaran ini akan meningkatkan kunjungan wisata karena sudah banyak sekali objek-objek wisata baru di Purworejo. Selain itu, objek-objek wisata yang sudah ada juga semakin berbenah.

Harapan kami di tahun ini bisa lebih meningkat. Untuk masa-masa liburan Lebaran ini paling tidak ada peningkatan 25-50 persen dari hari-hari biasa atau bulan-bulan sebelumnya,” katanya.

Agung menambahkan, Dinparbud sendiri juga akan menggelar event di Alun-alun Purworejo, yakni menampilkan sejumlah kesenian tradisional pada sore dan malam hari. Sore hari di alun-alun sebelah utara, sedangkan malamnya di amphitheater. Event ini akan dimulai pada H+1 Lebaran dan berlangsung selama empat hari.

Ini untuk mengobati rasa rindu pendatang ataupun pemudik yang asli dari Purworejo, ada dolalak, kuda kepang, cing po ling, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Promosi Dinparbud Purworejo, Dyah Woro mengatakan, beberapa persiapan yang dilakukan pengelola objek wisata antara lain penambahan fasilitas pembuatan spot-spot selfie dan fasilit slain yang menarik pengunjung.

Seperti di Pantai Pagak disediakan sepeda air, di Kalilo juga menambah lagi banyak spot selfie, kemudian di Pucungroto dan Bukit Seribu Besek di Guntur juga berbenah. Kemudian yang di tempat-tempat lain juga sama, karena secara otomatis mereka pasti akan berbenah. Selain itu ada juga pembangunan dan penambahan fasilitas toilet dan mushola,” katanya.