.
Lawatan ke Eropa Panen Kritikan, Ini Penjelasan Bupati
Pemerintahan

Lawatan ke Eropa Panen Kritikan, Ini Penjelasan Bupati

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Purworejo angkat bicara terkait polemik kunjungan kerja ke beberapa negara Eropa yang tengah dilakukan saat ini. Bupati Purworejo, Agus Bastian melalui siaran persnya menegaskan, lawatan tersebut bukan dalam rangka rekreasi, melainkan kegiatan demi kepentingan masyarakat.

Diketahui, delegasi Kabupaten Purworejo yang dipimpin Bupati melakukan kunjungan ke Swedia dan Belanda. Bupati didampingi Ketua DPRD Luhur Pambudi, Sekda Drs Said Romadhon, Kepala Bappeda Pram Prasetya Ahmad dan Kepala Dinparbud Agung Wibowo AP.

"Kunjungan tersebut bukan untuk berwisata atau bersenang-senang, melainkan memiliki misi bagi kemajuan Kabupaten Purworejo di masa mendatang," kata Bupati dalam siaran persnya yang dikirim oleh Kabag Humas Setda Purworejo, Gatot Seno Aji, Kamis (20/6/2019) pagi.

Kunjungan itu sendiri, kata Bupati, dilakukan sebagai respon atas undangan Supertext Swedia, sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang teknologi informasi. Di perusahaan Supertext, Bupati menerima hibah teknologi dan pelatihannya dari Direktur Supertext Martin Jacobson, disaksikan langsung oleh Dubes RI untuk Swedia Bagas Hapsara. 

Sejak tahun 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten Purworejo memang telah merintis kerjasama dengan Supertext dalam pengembangan digital farming. Serangkaian pertemuan dan pembicaraan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, dan sudah ditindaklanjuti dengan penandatangan Letter of Inten.

Bupati Purworejo mengungkapkan, bahwa pihaknya merasa perlu menggunakan aplikasi Supertext ini karena dinilai mengandung manfaat yang bisa dipetik. Antara lain, pemanfaatan komunikasi digital di antara petani, penyuluh dalam mengakses informasi dan pelayanan. Juga penyediaan informasi ketersediaan dan keamanan pangan dilihat dari tanaman yang tersedia dan yang telah dipanen antara wilayah.

"Selain itu juga menjembatani antara pihak petani sebagai produsen dengan konsumen ataupun industri melalui ketersediaan informasi harga. Serta membantu pentani melalui desiminasi inovasi dan pengetahuan teknis antara petani dengan penyuluh," ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu Dubes RI untuk Swedia meminta agar Kabupaten Purworejo bisa menampilkan tim kesenian pada Pentas Seni Budaya Dunia di Stockholm Swedia pada pertengahan bulan Juli, yang akan difasilitasi Kedubes RI untuk Swedia.

Sementara dalam kunjungan di Belanda, delegasi Purworejo diterima langsung oleh Dubes RI untuk Belanda I Gusti Wiseka Puja. Dalam kesempatan itu dibahas tentang border city dan dokumen sejarah serta budaya Kabupaten Purworejo yang ada di Belanda.

Difasilitasi Kedubes RI di Belanda, delegasi juga mengunjungi museum Leiden dan border city di Belanda yaitu kota Roermond, sebuah kota di perbatasan antara Belanda dan Jerman, yang sedang dibangun sebagai pusat perdagangan dan jasa kelas dunia.