Banyak Pensiun, Jumlah ASN Purworejo Terus Berkurang
Pemerintahan

Banyak Pensiun, Jumlah ASN Purworejo Terus Berkurang

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo terus berkurang seiring waktu. Kondisi ini menjadi perhatian, mengingat guna menjalankan roda pemerintahan yang ideal, pemerintah masih membutuhkan banyak tenaga ASN.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian saat melantik pejabat dan mengambil janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo, Jumat (5/7).

Bupati menandaskan, bahwa Pemkab Purworejo saat ini memang sangat memerlukan banyak ASN. Meskipun telah mendapatkan bagian rekruetmen ASN secara nasional, namun jumlahnya masih belum memadai.

Bahkan, kata Bupati, sejak sekitar 10 tahun terakhir, rata-rata setiap tahun ada 500 pegawai yang memasuki masa purna tugas. Sedang pengadaan ASN baru sangat terbatas, dan kurang dari kebutuhan ideal.

Kemarin kita baru mendapat 410 orang. Padahal yang dibutuhkan masih cukup banyak. Kedepan paling tidak kita membutuhkan 500 lebih ANS untuk mendukung kinerja dari organisasi kerja Pemkab Purworejo,” terangnya.

Dikatakan, tahun ini Pemkab Purworejo akan kehilangan sekitar 500 ASN yang akan pensiun. Jabatan Eselon II juga ada yang kosong karena banyak yang pensiun. Dirinya berharap kepada para pejabat yang telah memenuhi persyaratan, untuk segera mendaftar pada saat pansel nanti. 

Kedepan purworejo akan terus berkembang, sehingga membutuhkan ASN yang tidak sedikit,”tuturnya.

Lebih jauh Bupati mengatakan, dibutuhkan pertimbangan agar dapat memperoleh pejabat yang tepat untuk menduduki sebuah jabatan structural. Hal ini penting dilakukan karena menyangkut proses pengambilan keputusan yang tepat dapat meningkatkan motivasi dan kinerja aparatur ASN.

Untuk itu, lanjutnya, proses pengambilan keputusan khususnya dalam hal memilih dan menempatkan ASN dalam sebuah jabatan struktural memerlukan ketelitian, kecermatan, dan pertimbangan-pertimbangan yang matang.